SINARPAGINEWS.COM, TEGAL – Universitas Pancasakti (UPS) Tegal kembali menegaskan komitmennya terhadap internasionalisasi dan literasi digital global melalui penyelenggaraan International Seminar on Youth, Innovation, and Digital Sustainability bertempat di Kampus 2 UPS Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Tegal, Kamis (24/7/2025).
Mengangkat tema “Future Citizens of the World: Educate, Engage, Empower”, seminar internasional ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat peran pemuda di era digital menuju masa depan yang berkelanjutan.
Kegiatan yang digelar secara hybrid (luring dan daring) ini merupakan hasil kolaborasi antara UPT Unit Kerjasama Urusan Internasional dan Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) UPS Tegal.
Seminar dibuka dengan nuansa budaya lokal melalui Tari Topeng dan atraksi Seni Bela Diri Pencak Silat oleh mahasiswa Sistem Informasi. Penampilan tersebut turut memperkuat identitas budaya dan mempererat semangat kebersamaan di tengah peserta dari berbagai negara.
Hadir dalam pembukaan acara, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Tegal, Drs. Akhmad Uwes Qoroni, M.T., yang menyampaikan dukungan terhadap peran aktif perguruan tinggi dalam membangun karakter pemuda global.
Sementara itu, Rektor UPS Tegal, Dr. Taufiqullah, M.Hum., secara resmi membuka acara. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya inovasi, kesadaran digital, dan keberlanjutan sebagai kompetensi utama yang harus dimiliki generasi muda masa kini.
Seminar ini turut dihadiri mahasiswa dari berbagai kampus internasional, seperti DBS Global University (India), Tarlac Agricultural University (Filipina), Lazarski University (Polandia), Hatyai University (Thailand), Universiti Malaya dan Universiti Malaysia Terengganu (Malaysia). Dari dalam negeri, peserta datang dari kampus seperti UIN Gusdur Pekalongan, Universitas Ivet Semarang, Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon, Universitas Pekalongan, UNTAG 1945 Surabaya, Universitas Syarif Hasyim Sidoarjo, UNINUS Jepara, Universitas Kuningan, Universitas Semarang, hingga AMAYO Jogja.
Dalam sesi materi, Yanti Puji Astutie, S.E., M.Si. dari UPS Tegal membuka diskusi dengan menyoroti pentingnya kolaborasi lintas budaya untuk mendorong transformasi digital di kalangan pemuda. Disusul oleh Dr. Abd Razak Zakaria dari Universiti Malaya, Malaysia, yang menyampaikan materi “Youth and the Future of Innovation in Developing Nation Audience”.
Sesi daring menghadirkan Dr. Hemlata Sharma dari DBS Global University, India, yang membahas digitalisasi sektor mikrofinansial. Sedangkan Prof. Madya Dr. Wan Nurul Nadiah Wan Rasdi dari Universiti Malaysia Terengganu memaparkan pentingnya teknologi digital dalam konservasi ekosistem laut melalui plankton analysis.
Ketua Prodi Sistem Informasi UPS Tegal, Gunawan, S.E., M.Kom., mengatakan bahwa seminar ini merupakan jembatan mahasiswa untuk berpikir global. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya berpikir lokal, tapi juga bertindak global,” ungkapnya.
Senada, Dekan FTIK UPS Tegal, Dr. Agus Wibowo, S.T., M.T., memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan bahwa seminar ini menjadi momentum strategis untuk memperluas wawasan mahasiswa dalam konteks global.
“Ini bukan sekadar seminar, melainkan langkah awal untuk membuka jejaring internasional demi menghasilkan lulusan yang relevan dan kompetitif di masa depan,” tegasnya.
Dengan semangat kolaborasi global dan keberlanjutan digital, seminar ini memperkuat peran UPS Tegal sebagai kampus yang adaptif dan berwawasan internasional, sekaligus mendorong mahasiswa menjadi generasi muda yang teredukasi, terlibat, dan berdaya dalam skala global.(Hid/Hms)






