SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA – Usia senja bukan alasan untuk berhenti berkarya. Justru di momen inilah para lanjut usia (lansia) membutuhkan ruang untuk tetap aktif, sehat, dan dihargai keberadaannya.
Semangat inilah yang dihadirkan Sekolah Lansia Ratu Sinuhun, sebuah wadah pembelajaran dan pemberdayaan bagi para lansia yang resmi dibuka di Pejaten Suite, Jakarta Selatan, pada 30 Agustus 2025.
Acara pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri lebih dari 70 peserta. Mereka akan mengikuti program pembelajaran sebanyak 12 kali pertemuan selama periode 2025–2026, dengan pembagian 30 siswa per kelas.
Mengusung tema “Menjadikan Lansia Srikandi TP Sriwijaya Tetap Aktif, Sehat, Mandiri, dan Tangguh dalam Menjalani Kehidupan di Usia Senja”, sekolah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup lansia secara berkelanjutan.
Ketua Panitia Acara, R.A. Aisyah SE. MM., menegaskan bahwa sekolah ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan nyata. Pasalnya, 80% pengurus dan anggota Srikandi TP Sriwijaya telah memasuki usia lanjut dan pra-lansia.
“Melalui sekolah lansia, kami ingin membantu para sahabat senior agar tetap aktif, sehat, bahagia, sekaligus memiliki pengetahuan dan keterampilan baru. Kami percaya, masa tua bukan akhir dari produktivitas, melainkan babak baru untuk berkarya dan bermartabat,” ungkap R.A. Aisyah penuh semangat.

Sekolah Lansia Ratu Sinuhun ini memiliki tujuan utama:
• Meningkatkan kualitas hidup lansia dengan pengetahuan dan keterampilan baru.
• Mendorong lansia tetap aktif, sehat, dan tangguh dalam menjalani kehidupan.
• Meningkatkan kesejahteraan melalui pendidikan kesehatan, pelatihan keterampilan, keagamaan, dan pemberdayaan.
• Menghormati martabat lansia, menempatkan mereka pada posisi terhormat dalam keluarga maupun masyarakat.
Sasaran program ini terbuka luas, tidak hanya bagi anggota Srikandi TP Sriwijaya berusia 60 tahun ke atas, tetapi juga lansia perempuan dan laki-laki di wilayah Jabodetabek.
Dalam kesempatan tersebut, R.A. Aisyah menyampaikan apresiasi kepada para tokoh yang hadir, di antaranya:
Puji Prihatiningsih SpSi, MM., Direktur Bina Ketahanan Keluarga Lanjut Usia dan Rentan BKKBN.
dr. Soeharijanto Ari Soekadi, MPsiT., Wakil Ketua II Nasional PKBI & Direktur Sekolah Ramah Lansia DKJ.
Para Wakil Ketua Umum, Ketua Bidang, serta pengurus dan anggota Srikandi TP Sriwijaya.
Ucapan terima kasih juga diberikan kepada organisasi dan komunitas pendukung seperti Perkumpulan Wanita Palembang Sumatera Selatan (PWPSS), Putri Bumi Sriwijaya (PBS), Forum Perempuan Lampung, FKISSBS, serta jaringan DPD dan Sekjen Srikandi TP Sriwijaya.
“Tanpa dukungan, sinergi, dan kebersamaan semua pihak, sekolah lansia ini tidak mungkin terwujud. Kepedulian terhadap lansia adalah tanggung jawab bersama,” tegas R.A. Aisyah.
Sekolah Lansia Ratu Sinuhun hadir bukan sekadar ruang belajar, melainkan juga:
° Tempat berbagi inspirasi dan kebahagiaan.
° Wadah pemberdayaan untuk meningkatkan kesejahteraan.
° Rumah bermartabat yang menempatkan lansia sebagai figur penting dalam keluarga dan masyarakat.
“Sekolah Lansia Ratu Sinuhun adalah rumah kebahagiaan. Di sinilah para lansia bisa tetap berdaya, dihormati, dan terus memberi arti,” tutup R.A. Aisyah.






