Perketat Tata Kelola Pengadaan, Pemkot Sukabumi Bekali Pengguna Anggaran

SINARPAGINEWS.COM KOTA SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi memperkuat fondasi tata kelola keuangan daerah dengan membekali para pengguna anggaran dan kuasa pengguna anggaran melalui bimbingan teknis (bimtek) pengadaan barang dan jasa pemerintah. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana di Aula BKPSDM Kota Sukabumi, Selasa (20/1/2026).

Bimtek yang diikuti pejabat eselon II di lingkungan Kota Sukabumi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran, khususnya pada proses pengadaan barang dan jasa yang selama ini menjadi salah satu titik rawan dalam administrasi pemerintahan.

Dalam sambutannya, Bobby menegaskan bahwa pengadaan barang dan jasa tidak sekadar persoalan serapan anggaran, tetapi menyangkut akuntabilitas, transparansi, serta dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, setiap rupiah anggaran publik harus berujung pada manfaat yang tepat mutu, tepat waktu, dan benar-benar dirasakan warga.

“Pengadaan yang baik adalah pengadaan yang patuh regulasi dan menghasilkan layanan publik yang berkualitas. Di sinilah pentingnya peningkatan kapasitas dan integritas aparatur,” ujar Bobby.

Ia menyoroti bahwa di tengah era keterbukaan informasi dan pengawasan publik yang semakin ketat, proses pengadaan kian kompleks dan menuntut ketelitian tinggi. Kesalahan administratif maupun lemahnya pemahaman regulasi, kata dia, berpotensi menimbulkan persoalan hukum dan merugikan pemerintah daerah.

Melalui bimtek ini, para peserta diharapkan memahami pembaruan sistem serta regulasi pengadaan barang dan jasa pemerintah, sekaligus memperkuat keterampilan teknis dalam perencanaan dan pelaksanaannya. Pemerintah Kota Sukabumi menargetkan agar proses pengadaan ke depan berjalan lebih efisien, efektif, dan bebas dari praktik menyimpang.

Bobby juga mengajak seluruh pengguna anggaran dan kuasa pengguna anggaran untuk menjadikan prinsip integritas dan kolaborasi sebagai pijakan utama dalam bekerja. “Birokrasi yang bersih dan profesional adalah kunci peningkatan kualitas pelayanan publik,” katanya.

Kegiatan bimtek ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten di bidang pengadaan barang dan jasa serta dihadiri jajaran pimpinan perangkat daerah. Pemerintah Kota Sukabumi menilai penguatan kapasitas aparatur sebagai investasi jangka panjang dalam membangun pemerintahan yang adaptif dan dipercaya masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *