Sumber Foto: Media Sosial Resmi Bappeda Kota Sukabumi
SINARPAGINEWS.COM, KOTA SUKABUMI — Upaya merancang masa depan Kota Sukabumi kembali digulirkan. Kali ini, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi melalui Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan menggelar Konsultasi Publik I sebagai bagian dari proses revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
Forum ini tak sekadar menjadi ruang formal perencanaan, melainkan wadah terbuka yang mengajak masyarakat ikut terlibat dalam menentukan arah pembangunan kota, khususnya yang mengedepankan keberlanjutan lingkungan.
Bappeda Kota Sukabumi, melalui akun media sosial resminya menegaskan bahwa revisi RTRW bukan hanya soal peta dan zonasi, tetapi menyangkut masa depan ruang hidup masyarakat. Karena itu, partisipasi publik menjadi kunci agar dokumen yang disusun benar-benar selaras dengan kebutuhan dan harapan warga.
Dalam konsultasi tersebut, berbagai isu strategis mencuat. Mulai dari penataan kawasan permukiman, pengendalian pemanfaatan ruang, hingga upaya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan. Semua menjadi bagian penting dalam merumuskan kebijakan tata ruang yang adaptif dan berkelanjutan.
Pendekatan partisipatif ini diharapkan mampu memperkaya perspektif perencanaan, sekaligus memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap arah pembangunan kota. Sebab, tata ruang bukan hanya urusan pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama.
Melalui forum ini, Bappeda Kota Sukabumi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif menyampaikan aspirasi, gagasan, dan masukan. Dengan demikian, RTRW yang dihasilkan tak hanya menjadi dokumen teknokratis, tetapi juga cerminan kebutuhan nyata di lapangan.
Di tengah tantangan pembangunan yang kian kompleks, menjaga kelestarian lingkungan menjadi benang merah yang tak bisa ditawar. Dari ruang diskusi inilah, harapan tentang kota yang tertata, nyaman, dan berkelanjutan mulai dirajut bersama.
Kini, suara masyarakat menjadi bagian penting dalam menentukan wajah Sukabumi ke depan kota yang tak hanya tumbuh, tetapi juga lestari. (Red)





