Mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang tergabung dalam Kelompok 8 SURAWUNG tengah melaksanakan Praktik Lapangan Terpadu (PLT) di RW 08 Dusun Girimukti, Desa Sukamanah, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur.
Berbeda dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada umumnya, PLT merupakan program akademik khusus yang dijalankan oleh Program Studi PMI dengan pendekatan PKM SISDAMAS (Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Pemberdayaan Masyarakat). Metode ini menempatkan warga sebagai subjek aktif dalam proses pembangunan wilayahnya sendiri.
Pada Siklus 1, Kelompok 8 SURAWUNG melaksanakan tiga tahapan kegiatan, yakni sosialisasi awal, rembug warga, dan refleksi sosial. Seluruh rangkaian berlangsung di Masjid Al-Hidayah, Kampung Lembur Sawah, RW 08 Dusun Girimukti.
Ketua kelompok, Muhammad Arsy Ghifari, mengatakan seluruh agenda yang dijalankan merupakan hasil kesepakatan bersama masyarakat setempat.
“Segala keputusan dalam kegiatan ini kami kembalikan kepada masyarakat. Kami berkomunikasi dengan Kepala Dusun, Ketua RW, dan Ketua RT untuk menyepakati agenda rembug warga,” ujarnya. Sabtu 23 Mei 2026
Ia menegaskan, tujuan utama PLT bukan untuk menggurui masyarakat, melainkan membangun silaturahmi sekaligus belajar bersosialisasi secara langsung dengan warga.
Melalui sosialisasi awal, mahasiswa memperkenalkan diri dan membangun kedekatan dengan masyarakat.

Selanjutnya, dalam rembug warga, berbagai elemen masyarakat bersama-sama mengidentifikasi potensi maupun persoalan yang ada di lingkungan mereka.
Kegiatan kemudian ditutup dengan refleksi sosial guna merumuskan pembelajaran dan tindak lanjut yang akan dilakukan ke depan.
Salah seorang anggota kelompok mengaku sempat merasa canggung karena baru pertama kali terjun langsung ke masyarakat. Namun, antusiasme warga membuat seluruh proses berjalan lancar dan penuh kehangatan.
Pendekatan SISDAMAS menekankan bahwa mahasiswa hadir bukan sebagai pihak yang membawa solusi sepihak, melainkan sebagai mitra belajar yang bersama-sama menggali potensi lokal serta memahami dinamika sosial masyarakat.
Kelompok 8 SURAWUNG berharap kehadiran mereka dapat memberikan kontribusi nyata, terutama dalam mendorong kesadaran warga terhadap potensi dan kekuatan yang dimiliki wilayahnya. Seluruh rangkaian Siklus 1 pun berjalan tertib dan lancar sesuai rencana. (Yti)






