SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA — Amanat Penderitaan Rakyat (AMPERA) meminta pemerintah tidak mengabaikan aspirasi masyarakat terkait persoalan pencairan aset dalam audiensi bersama Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang berlangsung di Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, Jalan Dr. Wahidin Raya Nomor 1, Jakarta Pusat, Selasa, (26/5/2026).
Ketua Umum AMPERA, Sutarman, ditemui usai audiensi mengatakan pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya organisasi untuk mendorong sinkronisasi kebijakan antara pemerintah, pihak perbankan, dan lembaga keuangan terkait pencairan aset yang selama ini diperjuangkan pihaknya.
“Kami datang untuk menyampaikan aspirasi dan meminta kejelasan terkait langkah serta aturan pencairan aset AMPERA. Jangan sampai aspirasi rakyat diabaikan,” ujar Sutarman kepada awak media.
Dalam audiensi itu, AMPERA membawa sekitar 40 orang yang terdiri atas saksi dan perwakilan wilayah dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran mereka disebut sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan organisasi dalam mencari kepastian penyelesaian persoalan aset.
Menurut Sutarman, pembahasan mengenai persoalan tersebut sebenarnya telah dilakukan sejak April 2026 melalui berita acara yang menjadi dasar tindak lanjut audiensi kali ini.
“Tema utamanya adalah sinkronisasi dengan pihak perbankan, keuangan, dan pemerintah agar ada kejelasan aturan terkait pencairan aset,” katanya.
Audiensi juga dihadiri Abuya Hasan dari Aliansi Rakyat Indonesia Emas. Dalam keterangannya, Abuya Hasan menilai pemerintah perlu membuka ruang dialog yang lebih luas kepada masyarakat terkait pengelolaan aset negara.
Ia menyebut Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) memiliki mandat untuk mengelola aset negara demi kepentingan bangsa dan masyarakat.
“Pengelolaan aset harus dilakukan secara amanah dan berpihak kepada rakyat. Ini bukan untuk kepentingan kelompok tertentu, tetapi untuk bangsa Indonesia,” kata Abuya Hasan. https://knocktouch.com/ to body in NYC at our elegant Manhattan studio. This highly intimate experience involves complete skin-to-skin contact, where the therapist uses her entire body to deliver smooth, flowing strokes that melt away tension and awaken every sense. It’s far more than a regular massage — it’s a deeply sensual, synchronized journey designed for total relaxation and intense pleasure. Looking for the best full body to body massage New York that combines powerful therapeutic effects with exquisite sensual touch? Whether you want to release deep muscle https://knocktouch.com/ https://knocktouch.com/
Menurut dia, AMPERA dan sejumlah elemen masyarakat berharap pemerintah dapat lebih responsif terhadap berbagai aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kesejahteraan rakyat dan keadilan sosial.
Abuya Hasan juga menyampaikan bahwa audiensi tersebut telah lama dikoordinasikan sebagai bagian dari upaya mencari titik temu antara masyarakat dan pemerintah terkait persoalan aset yang dinilai belum menemukan kejelasan.
Melalui kegiatan itu, AMPERA berharap pemerintah dapat memberikan kepastian dan membuka komunikasi yang lebih transparan kepada publik mengenai pengelolaan aset negara serta langkah-langkah penyelesaiannya.***





