SINARPAGINEWS.COM, TEGAL – Universitas Pancasakti (UPS) Tegal resmi menginjak usia ke-46 pada Jumat (19/6/2026). Momentum perayaan Dies Natalis kali ini menjadi pijakan bagi institusi untuk merealisasikan sejumlah rencana strategis, mulai dari perluasan infrastruktur hingga ekspansi program akademik secara signifikan.
Rektor UPS Tegal, Prof. Dr. Taufiqulloh, M.Hum., menyatakan bahwa periode 2019 hingga 2026 menjadi fase transformasi penting bagi universitas. Setelah berhasil mengoperasikan dua kampus, target berikutnya yang akan dimulai pada tahun ini adalah peletakan batu pertama untuk pembangunan gedung kampus ketiga.
“Gedung baru tersebut diperuntukkan bagi perluasan sarana dan prasarana yang semakin kita butuhkan,” ujar Prof. Taufiqulloh dalam sambutannya di rangkaian acara Dies Natalis.
Menurutnya, daya saing UPS Tegal di tingkat regional Jawa Tengah terus mengalami peningkatan. Namun, ia menekankan bahwa pencapaian tersebut harus diiringi dengan etos kerja yang berorientasi pada target jangka panjang. “Bekerja tidak hanya mengerjakan apa yang ada di depan mata. Bekerjalah dengan memiliki target, gapailah mimpi,” tegasnya.
Selain pembangunan fisik, UPS Tegal bersama jajaran dekan dari 7 fakultas tengah mempersiapkan pembukaan sepuluh program studi (prodi) baru dalam satu tahun ke depan. Langkah ini mencakup pengembangan di jenjang sarjana (S1) hingga pascasarjana (S2).
Beberapa program studi baru yang masuk dalam rencana peluncuran antara lain:
Magister Teknik Mesin (S2)
Magister Teknik Sipil (S2)
S1 Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence)
Magister Akuntansi (S2)
S1 Pendidikan Luar Biasa
Di sektor pendidikan kesehatan, universitas telah mengantongi izin resmi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) melalui satu Surat Keputusan (SK) yang mencakup dua program sekaligus, yaitu Pendidikan Dokter dan Profesi Dokter. Pihak rektorat saat ini juga sedang menyusun roadmap matang untuk pengembangan prodi Spesialis dan Farmasi di masa mendatang.
Respon masyarakat terhadap lini akademik baru ini mulai terlihat. Hingga bulan Juni 2026, tercatat sebanyak 700 mahasiswa baru telah mendaftarkan diri secara total, dengan 10 calon mahasiswa di antaranya resmi mengamankan posisi di program Kedokteran.
Perayaan hari jadi ke-46 ini dikemas melalui integrasi kegiatan seremonial dan fungsi Promosi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Selama acara berlangsung, pihak panitia menyediakan fasilitas pendaftaran langsung di tempat secara gratis bagi calon mahasiswa.
Rangkaian acara dimeriahkan oleh pameran stan expo berbasis Outcome-Based Education (OBE), pasar kuliner yang melibatkan pelaku UMKM lokal, serta berbagai perlombaan antar-unit. Puncak perayaan dijadwalkan akan ditutup dengan kegiatan fun bike massal dan sidang senat terbuka.
Sebagai penutup, Prof. Taufiqulloh mengingatkan pentingnya soliditas antara pengelola universitas dan pihak yayasan. Ia juga mengeluarkan imbauan kepada seluruh civitas akademika, baik dosen maupun karyawan, untuk terlibat aktif dalam mendukung target pertumbuhan jumlah mahasiswa baru pada tahun ajaran ini.(Hid/hms)






