Pengembangan Kerja Sama Iran dan Kuba di Bidang Obat dan Peralatan Medis

Menurut laporan Pars Today yang mengutip IRNA, Nicolas Lefebvre, Duta Besar Kuba di Tehran, dalam pertemuannya dengan Mohammad Hossein Ayati, dengan merujuk pada kapasitas dan kemampuan industri farmasi serta peralatan medis Republik Islam Iran, menekankan kesiapan sektor swasta Kuba untuk mengembangkan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan Iran dan membeli obat, peralatan medis, serta barang-barang lain yang dibutuhkan sistem kesehatan negaranya dari Iran.

Juga dalam pertemuan ini, dengan merujuk pada sejarah kerja sama lebih dari 30 tahun Institut Pasteur Iran dengan lembaga-lembaga pembuatan vaksin Kuba, pencapaian yang dihasilkan dari kerja sama ini di bidang transfer teknologi dan produksi vaksin hepatitis, corona, dan pneumokokus menjadi perhatian.

Nicolas Lefebvre selanjutnya menyatakan kesiapannya untuk mengirim para spesialis ke Iran guna menyelesaikan proyek-proyek bersama dan juga bekerja sama dalam rekonstruksi bagian-bagian khusus Institut Pasteur Iran yang rusak selama perang terakhir.

Dalam pertemuan ini juga ditekankan pentingnya memfasilitasi kehadiran perwakilan dan pelaku di bidang kesehatan Kuba di pameran Iran Pharma sebagai ajang farmasi terbesar di negara ini, dengan tujuan untuk lebih mengenal kemampuan industri farmasi Iran dan menyediakan landasan bagi pengembangan kerja sama dagang serta pembelian produk-produk farmasi Iran.

Kedua pihak, dengan merujuk pada sanksi dan tekanan Amerika Serikat terhadap Iran dan Kuba, menekankan tekad bersama untuk mengembangkan dan memperkokoh hubungan bilateral, terutama di bidang kesehatan, obat, dan peralatan medis, serta memanfaatkan kapasitas timbal balik untuk memenuhi kebutuhan kedua negara. (MF)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *