Mandeknya Surat Resmi Tujuan Kepala BWS Kalimantan II: Ruang Keterbukaan Informasi Publik Dipertanyakan

PALANGKA RAYA, Sinarpaginews.com — Transparansi proyek strategis nasional di Kalimantan Tengah kembali menuai sorotan tajam. Pasalnya, surat konfirmasi resmi yang dilayangkan media ini kepada Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan II Palangka Raya hingga kini berujung pada mandeknya jawaban,Senin (26/10/26).

Sebagai wujud profesionalisme yang patuh pada kode etik Jurnalistik Sesuai UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, dan sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi, seluruh prosedur administratif telah ditempuh secara ketat.

Jurnalis media ini telah mengikuti mekanisme baku PPID dengan menyerahkan surat permohonan konfirmasi resmi kepada Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan II, terkait pelaksanaan pada proyek rehabilitasi jaringan Irigasi Rawa DIR Handil Rakyat Palingkau seberang Blok A, yang dikerjakan oleh PT Pista Karya Bersaudara.

Adapun dokumen persyaratan yang dilampirkan fotokopi KTP, ID Card media, serta melengkapinya dengan meterai Rp10.000 sesuai petunjuk dari petugas PPID Kantor BWSK II.

Ironisnya, meski prosedur administratif permohonan informasi telah dilakukan secara tertib sesuai aturan yang berlaku. Namun, hingga saat ini tidak ada tanggapan, panggilan, maupun pemberitahuan resmi terkait status surat ditunjukkan tersebut.

Proyek yang digadang-gadang menjadi urat nadi peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani lokal ini justru tertutup rapat dari akses informasi publik. Sikap bungkam dan lambannya respon dari pihak BWS Kalimantan II memicu spekulasi liar di tengah masyarakat. ​

Sebagai instansi vertikal di bawah Kementerian Pekerjaan Umum, Kantor BWS Kalimantan II seharusnya menjadi garda terdepan dalam menegakkan prinsip akuntabilitas, bukan malah berlindung di balik tembok birokrasi yang lamban.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala BWS Kalimantan II maupun pejabat humas/PPID yang berwenang belum berhasil dikonfirmasi terkait alasan mandeknya surat permohonan resmi tersebut. Media ini mendesak agar Kepala BWS Kalimantan II dapat memberikan tanggapan/jawaban secara langsung, keterbukaan informasi terkait pelaksanaan proyek DIR Handil Rakyat Palingkau Seberang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *