SINARPAGINEWS.COM, KOTA SUKABUMI – Deretan duta besar dari berbagai negara mendadak menghidupkan suasana SMP Negeri 1 Kota Sukabumi, Selasa 21 April 2022. Kehadiran mereka bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan bagian dari rangkaian The Diplomatic Forum yang diinisiasi Pemerintah Kota Sukabumi guna membuka peluang kerja sama internasional, khususnya dalam pengembangan pendidikan dan kreativitas pelajar.
Sebanyak 16 duta besar dari berbagai negara, di antaranya Armenia, Romania, Ukraina, Polandia, hingga Meksiko, disambut antusias oleh siswa dan tenaga pendidik SMPN 1 Kota Sukabumi. Sambutan hangat tersebut mencerminkan semangat keterbukaan serta kebanggaan sekolah dalam menerima tamu internasional.
Kunjungan para diplomat ini tidak sekadar bersifat seremonial. Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai ajang mempererat hubungan lintas negara sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas di bidang pendidikan
Di hadapan para tamu kehormatan, para siswa menampilkan beragam karya kreatif yang memadukan kearifan lokal dengan sentuhan global. Salah satunya melalui kegiatan eco print, yakni teknik mencetak motif daun pada goodie bag yang sarat nilai edukatif dan ramah lingkungan.
Selain itu, pertunjukan seni budaya turut menjadi daya tarik utama. Penampilan pencak silat dan alunan angklung berhasil memikat perhatian para duta besar, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia di kancah internasional.
Panggung seni juga diramaikan dengan kolaborasi lintas disiplin, memadukan tari dan musik dalam satu harmoni. Siswa menampilkan arumba, angklung, gamelan, hingga sentuhan alat musik modern seperti gitar, biola, dan band, menciptakan pertunjukan yang dinamis dan berkelas
Perpaduan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa generasi muda Sukabumi mampu menjaga warisan budaya sekaligus beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Sementara itu, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan bahwa kunjungan ini bukan hanya agenda diplomatik, melainkan bagian dari upaya investasi jangka panjang dalam membangun kualitas generasi muda.
“Ini adalah jembatan persahabatan sekaligus sumber inspirasi agar anak-anak kita memiliki wawasan global. Pendidikan adalah fondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing internasional,” ujarnya
Senada dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, Novian Restiadi, menyebut momen ini sebagai kebanggaan besar bagi dunia pendidikan di Kota Sukabumi.
Menurutnya, kunjungan para duta besar membuka peluang lebih luas untuk memperkenalkan sekolah-sekolah di Sukabumi tidak hanya di tingkat lokal dan nasional, tetapi juga di kancah internasional
“Ini bukan hanya soal diperkenalkan, tetapi juga membuka peluang kerja sama konkret. Ke depan, akan ada kolaborasi antara Pemerintah Kota Sukabumi dengan kota dan kabupaten di negara-negara sahabat, termasuk program pertukaran guru dan siswa,” jelasnya
Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kapasitas tenaga pendidik melalui studi banding ke luar negeri, khususnya ke negara-negara di Eropa. Guru-guru yang akan diberangkatkan nantinya merupakan sosok berprestasi, berdedikasi, serta memiliki kompetensi yang mumpuni.
Sementara itu, Kepala SMPN 1 Kota Sukabumi, Muhammad Adhi Rohmatullah, mengungkapkan rasa bangga dan haru atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai lokasi kunjungan. Ia menyebut momen ini sebagai pengalaman luar biasa bagi seluruh warga sekolah
“Ini adalah kehormatan besar bagi kami. Semoga kegiatan seperti ini tidak berhenti hari ini saja, tetapi berlanjut dengan program-program positif lainnya untuk kemajuan pendidikan,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa persiapan penampilan siswa dilakukan dalam waktu relatif singkat, sekitar dua minggu. Meski demikian, berkat kegiatan ekstrakurikuler yang sudah berjalan rutin, para siswa mampu menampilkan performa terbaiknya. (Deni Silalahi)






