Tak Sekadar Masak, Ini Alasan Putra Siregar dan Bobon Santoso Berbagi dengan Ribuan Orang

SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA – Bukan sekadar memasak dalam jumlah besar, acara Masak Besar PStore X Bobon yang digelar oleh pengusaha Putra Siregar dan YouTuber kuliner Bobon Santoso memiliki makna lebih dalam. Acara ini bukan hanya ajang kolaborasi, tetapi juga bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan.

Digelar di halaman parkir SD Global Islamic School pada pukul 15.30 WIB, acara ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang antusias menyaksikan dan menikmati hidangan berbuka puasa.

Putra Siregar mengungkapkan bahwa rencana kolaborasi dengan Bobon Santoso sebenarnya sudah lama direncanakan. Namun, karena kesibukan masing-masing, baru kali ini mereka bisa merealisasikannya.

“Sebenarnya dari dulu saya ingin berkolaborasi dengan Bobon. Akhirnya, sekarang waktunya cocok. Saya melihat ini sebagai kesempatan baik untuk berbagi dengan cara yang bermanfaat,” ujar Putra Siregar saat diwawancarai dalam Acara Masak Besar PStore X Bobon, Senin, (24/11/2025), di Condet, Jakarta.

Saat bersamaan Bobon Santoso, yang dikenal dengan aksi memasak dalam skala besar, juga menyatakan antusiasmenya terhadap acara ini. Ia memastikan bahwa seluruh makanan yang disajikan telah diproses secara higienis dan sesuai standar kebersihan.

Putra Siregar Bersama Bobon Santoso dan Ady Sky Gelar Acara Masak Besar untuk Berbuka Puasa

“Ini bukan sekadar masak besar untuk konten, tetapi juga bentuk kepedulian kepada masyarakat. Semua bahan yang digunakan segar dan dimasak dengan baik,” kata Bobon.

Dalam acara ini, tim PS Store dan Bobon Santoso menyiapkan 1.500 porsi makanan, termasuk ayam yang dimasak dalam jumlah besar, serta 3.000 takjil untuk berbuka puasa. Meskipun sempat terkendala cuaca, acara tetap berlangsung lancar berkat kerja sama tim dan dukungan relawan.

“Proses memasak tidak mengalami kendala besar. Cuaca sempat berubah-ubah, tapi Alhamdulillah semuanya tetap berjalan dengan baik,” tambah Bobon.

Selain berbagi makanan, acara ini juga mengedepankan pentingnya etika dalam berbagi. Putra Siregar menekankan bahwa kegiatan seperti ini harus dilakukan dengan penuh keikhlasan, bukan sekadar untuk konten.

“Berbagi itu harus dilakukan dengan adab dan niat yang tulus. Tidak boleh menghina atau menghardik orang yang membutuhkan. Yang terpenting adalah niat baik kita,” tegasnya.

Antusiasme masyarakat terhadap acara ini juga terlihat dari ribuan interaksi di media sosial. Banyak warganet yang mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap sesama di bulan suci Ramadan.

Dengan suksesnya acara ini, Putra Siregar dan Bobon Santoso berharap dapat menjadikannya sebagai kegiatan tahunan. Bahkan, mereka berencana mengadakan acara serupa di berbagai daerah lainnya agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.

“Kami ingin menjadikan ini sebagai tradisi. Bukan hanya di Jakarta, tapi juga di kota-kota lain di Indonesia,” tutup Putra Siregar.