SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA – Kodinggo kini hadir dengan nama baru, Kodinggo by Ocean. Memasuki tahun keduanya, Kodinggo memperkuat posisi sebagai AI & Technology Academy yang menyediakan pelatihan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi untuk individu maupun perusahaan.
Rebranding ini dilakukan setelah Ocean Group mengambil alih kembali brand Kodinggo dari PT Menuju Karir Gemilang. Kodinggo kemudian menjadi bagian dari ekosistem Ocean Group melalui PT Enam Samudra Teknologi.
CEO Kodinggo, Khalif Radhian, mengatakan perubahan nama tersebut dilakukan untuk menegaskan bahwa Kodinggo kini sudah menjadi bagian dari Ocean Group.
“Dulunya dikelola oleh partner kami. Sekarang sudah full diambil oleh Ocean, makanya ada namanya Kodinggo by Ocean,” kata Khalif dalam keterangannya, Selasa (8/9/2026).
Menurut Khalif, setelah pengambilalihan tersebut, pengelolaan Kodinggo kini dilakukan langsung oleh tim internal Ocean Group.
“Sudah kita in-house, sudah di-handle sama tim sendiri. Jadi kita perlu penekanan bahwa Kodinggo itu bagian dari Ocean,” ujarnya.
Fokus Pelatihan AI dan Teknologi
Kodinggo menyediakan berbagai program pelatihan yang bisa diikuti programmer maupun masyarakat yang tidak memiliki latar belakang pemrograman.
Sejumlah program yang ditawarkan di antaranya Vibe Coding & AI Agent, Python for Data Analyst, QA Automation Testing, Backend Golang, Full-stack JavaScript, dan Project Management.
Dalam proses pembelajaran, Kodinggo lebih banyak mengutamakan praktik. Lebih dari 80 persen kegiatan belajar dilakukan melalui hands-on coding, proyek dan studi kasus.
Pengajar yang terlibat juga berasal dari kalangan praktisi yang memiliki pengalaman lebih dari lima tahun.
Khalif mengatakan perkembangan AI membuat kemampuan baru semakin dibutuhkan di dunia kerja.
Menurutnya, masyarakat tidak harus menjadi ahli AI. Namun, setiap orang perlu memahami bagaimana teknologi tersebut bisa digunakan untuk membantu pekerjaan.
“AI mengubah cara orang bekerja. Kita tidak harus menjadi ahli AI, tetapi kita perlu tahu bagaimana memanfaatkannya,” kata Khalif.
Ia menambahkan, kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi menjadi penting karena perkembangan teknologi berlangsung sangat cepat.
Karena itu, pembelajaran di Kodinggo tidak hanya mengajarkan penggunaan tools. Peserta juga diberikan pengalaman untuk menggunakan teknologi dalam menyelesaikan persoalan yang ditemui di dunia kerja.
Perkuat Pelatihan untuk Perusahaan
Selain menyasar individu, Kodinggo juga memperkuat layanan Business-to-Business (B2B) melalui program corporate training.
Pelatihan tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perusahaan. Mulai dari assessment kemampuan peserta, penyusunan kurikulum, pelaksanaan training hingga capstone project.
Studi kasus dalam pelatihan juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan persoalan yang dihadapi perusahaan.
Untuk tempat pelaksanaan, Kodinggo tidak hanya menggunakan satu lokasi. Pelatihan dapat dilakukan di kantor perusahaan, hotel maupun tempat lain sesuai permintaan klien.
Khalif mengatakan, setelah menjadi bagian dari Ocean Group, pihaknya tidak memasang target yang terlalu tinggi pada tahap awal.
Kodinggo akan terlebih dahulu menyasar klien yang selama ini sudah bekerja sama dengan Ocean Group.
“Target awal sebenarnya kita nggak muluk-muluk ya, mengingat ekonomi hari ini kondisi. Kami inginnya masuk ke klien existing dulu aja,” ujarnya.
Layanan pelatihan tersebut nantinya dapat ditawarkan sebagai layanan tambahan bagi perusahaan yang sudah menjadi klien Ocean Group.
“Jadi kita tawarkan mereka seperti semacam additional service,” kata Khalif.
Jadi Bagian dari Ekosistem Ocean Group
Bergabungnya Kodinggo dengan Ocean Group juga membuka peluang untuk menghubungkan pelatihan, talenta dan kebutuhan teknologi perusahaan.
Ocean Group memiliki sejumlah lini bisnis, antara lain outsourcing dan software development. Kliennya berasal dari sejumlah sektor, seperti BUMN, telekomunikasi dan perbankan.
Ocean Group juga mulai masuk ke sektor kementerian serta BUMN nonfinansial.
Dengan adanya Kodinggo, pengembangan kemampuan sumber daya manusia di bidang teknologi diharapkan dapat berjalan beriringan dengan layanan teknologi yang dimiliki Ocean Group.
Kebutuhan pelatihan dari proyek dan klien Ocean Innovation juga dapat dikembangkan menjadi program training. Sementara talenta yang mengikuti pelatihan Kodinggo dapat diarahkan untuk memenuhi kebutuhan industri.
Khalif mengatakan, Kodinggo ingin memperluas akses pembelajaran AI dan teknologi bagi masyarakat dan perusahaan.
“Intinya kami ingin memperluas akses pembelajaran, memperkuat layanan B2B, dan menghubungkan talent dengan kebutuhan industri,” katanya.
Dengan identitas baru Kodinggo by Ocean, Kodinggo membawa visi menjadi AI & Technology Academy yang membantu individu dan perusahaan meningkatkan kemampuan di tengah perkembangan teknologi.
Kodinggo menggunakan slogan “Learn. Build. Transform.” sebagai bagian dari identitas barunya.***








