SINARPAGINEWS.COM, MAJALENGKA – Kalaupun kabar ini benar sungguh ironis seorang pejabat tertinggi di Kecamatan diduga mempunyai wanita simpanan yang bekerja sebagai guru SD Negeri di wilayah Kecamatan Cigasong.
Seharusnya seorang pejabat itu memberikan contoh yang baik bagi bawahannya.
Semua berawal dari pengakuan narasumber yang melaporkan adanya kasus “perselingkuhan” ini kepada pihak media sinarpaginews.com
Narasumber yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan kepada awak media seperti ini.
“Dugaan adanya perselingkuhan (hubungan asmara) ini sudah terjadi sejak Bapak Camat masih bertugas sebagai Camat di Kecamatan Cigasong, dan ternyata hubungan asmara itu berlanjut sampai sekarang walaupun Bapak Camat sudah pindah tugas ke Kecamatan Maja”.
Masih menurut narasumber “dulu Bapak Camat itu suka datang ke rumah si Ibu (wanita selingkuhan Camat) melarang waktu ada adzan maghrib dan masuk lewat pintu depan rumuh tersebut, dan Bapak suka pakai motor vario warna hitam atau kadang pakai motor KLX.”
Tapi justru sekarang ini Bapak suka masuk rumah lewat pintu belakang dan motornya pun ikut dimasukan ke dalam rumah lewat pintu belakang”
Narasumber pun mengatakan memakai bahasa sunda ” ayeuna mah sok sering ngawengi didieu mung duka sareng saha ” yang arti nya ” sekarang Bapak Camat itu suka sering nginap di rumah si ibu (selingkuhan) tapi tidak tahu suka sama siapa.(makaudnya datang nya sama siapa).
Berbekal laporan dari narasumber, maka kami pihak awak media mencoba melakukan konfirmasi kepada Bapak Camat Maja via sambungan Whatsapp, namun sayang chat dari kami tidak ada satupun yang dibalas oleh beliau, bahkan ditelpon pun tidak diangkat.
Kami berkesimpulan karena Bapak Camat Maja tidak mau menjawab konfirmasi kami, maka kami memberitakan kejadian yang “Mencoreng nama baik ASN Khususnya yang ada di wilayah kerja Kabupaten Majalengka” hanya menurut keterangan narasumber saja.
Selain itu Kami pun konsultasi terlebih dahulu dan minta ijin kepada Bapak Bupati Majalengka (Mama Eman.Suherman), beliau mengatakan” Sudah kalau memang begitu sih beritakan saja biar jadi pelajaran buat ASN yang lainya”. ( Yudhistira)






