SINARPAGINEWS.COM, KAB.GARUT, 08 Mei 2025 – Ketua Distrik Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kabupaten Garut, Ganda Permana, S.H., mengecam keras pernyataan mantan Bupati Garut, Rudi Gunawan, terkait aksi-aksi pergerakan yang dilakukan oleh GMBI di masa lalu. Ganda Permana menilai pernyataan Rudi Gunawan tidak berdasar dan hanya mencari sensasi.
“Ngapain ngomong kesana kesini, ngabako terus kaya cari panggung saja. Sotoy ah dia,” ujar Ganda Permana dengan nada tegas menanggapi pernyataan mantan bupati tersebut.
Lebih lanjut, Ganda Permana yang juga merupakan tokoh penting dalam berbagai aksi penurunan dan pemakzulan Bupati Garut di masa lalu, membantah tudingan adanya kolaborasi antara GMBI dan birokrat Pemerintah Daerah Garut dalam setiap pergerakan mereka.
“Mohon maaf saya sebagai Panglima gerakan dalam penurunan Bupati Garut 2006 juga sebagai Koordinator Gerakan dalam pemakzulam Bupati tahun 2012 dan Koordinator Pergerakan pemberhentian Bupati dan pada Tahun 2021. Kami menolak pernyataan mantan Bupati Rudi Gunawan, bahwa pergerakan yang kami jalankan melalui kolaborasi dengan Birokrat Pemda Garut,” tegas Ganda.
Ganda Permana menekankan bahwa setiap gerakan yang dilakukan oleh GMBI murni merupakan aspirasi masyarakat dan tidak ada campur tangan dari pihak manapun, termasuk birokrat. Ia juga menyayangkan pernyataan Rudi Gunawan yang dianggap merendahkan perjuangan GMBI. “Gerakan kami murni, bukan gerakan kampungan dan tidak cari panggung bos Rudi,” pungkas Ganda Permana.
Pernyataan keras dari Ketua Distrik GMBI Garut ini menambah tensi perdebatan terkait isu-isu politik dan sosial di Kabupaten Garut. GMBI sebagai organisasi masyarakat sipil terus menunjukkan eksistensinya dalam mengawal aspirasi masyarakat dan mengkritisi kebijakan-kebijakan yang dianggap tidak pro-rakyat.






