INDRAMAYU, SINARPAGINEWS.COM — Bupati Indramayu, Lucky Hakim resmi melantik Drs. Aan Hendrajana, M.Si. sebagai Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indramayu.
Pelantikan dilakukan di Pendopo Indramayu, Senin malam (10/8/2026), berdasarkan Surat Keputusan Bupati Indramayu Nomor 100.3.3.2/Kep.426/BKPSDM/2026. Aan Hendrajana menggantikan Dr. Ahmad Syadali, M.Ed.
Dalam momen yang sama, Bupati Lucky Hakim juga melantik 159 pejabat administrasi dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu.
Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menegaskan pelantikan Pj Sekda merupakan langkah strategis untuk menjaga kesinambungan roda pemerintahan.
“Pelantikan Penjabat Sekretaris Daerah pada hari ini merupakan langkah yang perlu dilakukan untuk mengisi kekosongan sementara jabatan Sekretaris Daerah. Hal ini penting agar penyelenggaraan pemerintahan tetap berjalan dengan baik, lancar, dan berkesinambungan,” ujar Lucky Hakim.
Ia berharap, Pj Sekda yang baru mampu menjadi motor penggerak birokrasi yang adaptif dan inovatif.
“Kepada Pj. Sekda, saya berharap Bapak dapat menjadi motor penggerak dalam membangun ekosistem pemerintahan yang tentu saja diharapkan bisa inovatif,” harapnya.
Lebih lanjut, Bupati Lucky menekankan bahwa seluruh penataan jabatan harus bermuara pada satu tujuan utama: optimalisasi pelayanan publik.
“Tujuan utama dari seluruh penataan jabatan ini adalah bagaimana kita bisa mencapai optimalisasi pelayanan publik bagi masyarakat Indramayu. Setiap pejabat harus mampu memastikan tugas dan kewenangannya benar-benar memberikan dampak terhadap kualitas pelayanan,” tegasnya.
Pesan khusus disampaikan Bupati kepada para pejabat yang bertugas di sektor kesehatan, baik di Puskesmas maupun RSUD.
“Khusus di sektor kesehatan, saya minta agar menghadapi masyarakat dengan kesabaran yang tinggi. Ketika ada aturan yang mungkin membatasi kenyamanan pasien, jelaskan dengan baik dan humanis, sehingga masyarakat tetap merasa dilayani dan dihargai,” pesannya.
Ia juga mengingatkan agar kebijakan efisiensi yang dilakukan Pemkab Indramayu tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan.
“Pada akhirnya, seluruh efisiensi dan kebijakan yang kita lakukan ini tujuannya satu, yaitu optimalisasi pelayanan publik. Jangan sampai efisiensi justru membuat pelayanan kepada masyarakat berkurang. Sebaliknya, kita harus semakin efektif, cepat, dan tepat dalam melayani masyarakat,” tegasnya.
Bupati meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, serta memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas perangkat daerah demi pembangunan Indramayu yang optimal.






