SINARPAGINEWS.COM KOTA SUKABUMI — Upaya menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok terus dilakukan Pemerintah Kota Sukabumi. Salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah yang menyediakan sejumlah komoditas pangan dengan harga sekitar 20 persen lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Program tersebut mulai digelar di Teras Cipelang Herang, Selasa (11/8/2026), dan dibuka langsung Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus mendukung pengendalian inflasi.
Tidak berhenti di satu lokasi, Gerakan Pangan Murah direncanakan berlangsung di 36 titik di seluruh wilayah Kota Sukabumi. Harga sejumlah komoditas yang dijual kepada masyarakat mendapat subsidi, sehingga kebutuhan pangan dapat diperoleh dengan harga yang lebih terjangkau.
Bagi pemerintah daerah, kebijakan tersebut memiliki dua sasaran sekaligus. Di satu sisi, masyarakat mendapat akses pangan dengan harga yang lebih ringan. Di sisi lain, stabilitas harga pangan diharapkan ikut terjaga sehingga tekanan terhadap inflasi dapat dikendalikan.
Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki mengatakan, Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Menurutnya, menjaga harga pangan bukan hanya berkaitan dengan stabilitas ekonomi daerah, tetapi juga berkaitan langsung dengan kemampuan masyarakat dalam mempertahankan daya beli.
Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mempertahankan kinerja Kota Sukabumi dalam pengendalian inflasi. Kota Sukabumi sebelumnya tercatat meraih peringkat kedua pengendalian inflasi se-Pulau Jawa.
Namun, Gerakan Pangan Murah tidak hanya diarahkan untuk memberikan manfaat kepada konsumen. Aktivitas tersebut juga membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk ikut bergerak.
Kehadiran UMKM dan pedagang di sekitar lokasi menjadi bagian dari skema kegiatan yang diharapkan menciptakan perputaran ekonomi lebih luas. Dengan demikian, kegiatan pangan murah tidak hanya menghadirkan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat, tetapi juga memberikan ruang bagi aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi beserta jajaran, Camat Gunungpuyuh, Lurah Karangtengah, serta masyarakat turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Respons positif masyarakat menjadi modal penting bagi keberlanjutan program. Pemerintah Kota Sukabumi pun menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung, terutama dalam menjaga keterjangkauan kebutuhan pokok.
Dengan pelaksanaan di 36 titik, Gerakan Pangan Murah diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan pangan, keterjangkauan harga, daya beli masyarakat, dan perputaran ekonomi lokal.





