SINARPAGINEWS.COM, GARUT – Komite Rakyat Anti Korupsi (KRAK) menyerukan agar proses seleksi calon direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Intan Garut dilaksanakan secara profesional, adil, dan transparan.
Ketua KRAK, Andres Ramfuji, dengan tegas menyatakan bahwa seleksi ini bukan ajang bagi-bagi “kue suksesi” bagi Bupati dan Wakil Bupati yang menjabat saat ini.
“Kami memantau ketat proses seleksi ini. Jangan sampai kepentingan politik merusak profesionalisme dan akuntabilitas Perumda Tirta Intan,” tegas Andres Ramfuji.
“Panitia seleksi harus mengemban amanah Undang-Undang secara benar, menjamin setiap pelamar memiliki kesempatan yang sama berdasarkan kompetensi dan integritas, bukan kedekatan atau afiliasi politik.”
Pansel Diminta Objektif, Bukan Ajang Politik Praktis Pendaftaran calon direksi Perumda Tirta Intan Garut yang dibuka sejak 19 Mei 2025 dan akan berakhir pada 28 Mei 2025, hingga Jumat (23/5/2025) baru mencatat tiga pelamar.
Anggota Pansel, Ida Nurfarida, SH., mengakui jumlah pelamar masih sedikit. Meskipun demikian, Ida menegaskan bahwa rekrutmen ini bersifat terbuka bagi putra-putri terbaik dari seluruh Indonesia yang memenuhi syarat.
KRAK mengapresiasi persyaratan seleksi yang sudah cukup objektif, termasuk ketentuan yang melarang pengurus partai politik aktif atau calon legislatif/pilkada untuk melamar.
“Ini adalah langkah awal yang baik untuk memastikan direksi yang terpilih nanti bebas dari intervensi politik praktis dan benar-benar fokus pada kemajuan Perumda Tirta Intan,” ujar Andres.
“KRAK akan terus mengawal dan memastikan prosedur ini dijalankan secara konsisten dan tidak ada celah bagi ‘titipan’ politik.”
Mendesak Partisipasi Profesional dan Bersih
Persyaratan ketat seperti minimal berpendidikan S1, pengalaman manajerial minimal lima tahun, usia antara 35 hingga 55 tahun, serta tidak pernah terlibat kasus hukum atau pelanggaran etika, menjadi indikator penting dalam menjaring kandidat berkualitas.
KRAK mengajak seluruh profesional yang memenuhi kriteria, baik dari Garut maupun luar Garut, untuk berani mendaftar dan berkontribusi membangun Perumda Tirta Intan yang lebih baik.
“Garut membutuhkan pemimpin BUMD yang visioner, kompeten, dan bersih. Ini adalah kesempatan emas bagi mereka yang benar-benar ingin membawa perubahan positif, bukan sekadar mencari jabatan atau keuntungan pribadi,” pungkas Andres Ramfuji.
“KRAK akan terus menjadi garda terdepan dalam mengawal setiap prosesnya, memastikan transparansi dan akuntabilitas demi kepentingan rakyat Garut (24 Mei 2025).






