“Sekda harus memimpin seluruh OPD. Artinya bagaimana menyinergikan seluruh ASN di Kota Bandung agar pelayanan jauh lebih optimal di masa mendatang. Karena kami yakin seluruh OPD punya potensi yang bisa menguatkan bagaimana visi Kota Bandung ke depan.
Di sinilah peran Sekda mengkolaborasikan seluruh OPD agar program-program yang ada lebih efektif,” ujarnya.
Sekda juga harus memastikan penguatan integritas dari seluruh ASN karena ini berhubungan erat dengan kepercayaan dari masyarakat. Bersama DPRD, publik akan terus mengawasi jalannya pemerintahan yang bersih dari korupsi atau pungli.
“Jadi ketika kepercayaan publik tumbuh maka pemerintahan akan lebih lancar untuk melakukan implementasi program-program pemerintah,” katanya.
Peran sekda juga akan menjadi jembatan antara program yang sudah dilaksanakan selama ini di Pemerintah Kota Bandung dengan visi dan misi kepemimpinan baru Farhan-Erwin.
“Pak Farhan dan Pak Erwin di pemerintahan kan sesuatu yang baru walaupun sudah lama di legislative. Tetapi ada hal yang berbeda saat berada di dalam eksekutif. Inilah menjadi jembatan bagaimana daya, semangat yang muncul dari masing-masing ASN dan semangat yang muncul dari kepemimpinan Farhan-Erwin, jembatan inilah yang harus dibangun Sekda,” ujarnya.
Sekda juga harus mengacu kepada apa yang menjadi visi dan misi, menyamakan persepsi antara visi yang dibuat selama ini terkait RPJMD, kemudian visi dari janji wali kota Bandung. “Janji ini harus ditangkap oleh seluruh OPD, karena saya yakin di masing-masing OPD ada hal yang ingin dicapai.






