SINARPAGINEWS.COM, BANDUNG – Gelaran akbar One Pride MMA 87 yang digelar Sabtu malam, 14 Juni 2025 di GOR C-Tra Arena Bandung menjadi malam bersejarah bagi dunia bela diri campuran tanah air. Tiga pertarungan utama berlangsung panas, mempertaruhkan gengsi, sabuk juara, dan nama besar sasana. Tiga petarung berhasil mengukuhkan diri sebagai kampiun.
Main event mempertemukan Windri Patilima (Bali MMA) dengan Rizky Pakaya (Soma Fight Club) dalam laga unifikasi gelar kelas welterweight. Windri yang datang sebagai pemegang sabuk utama berhasil mempertahankan gelarnya usai menundukkan Rizky, pemegang gelar interim yang memiliki keunggulan postur dan reach. Duel ini juga dikenal sebagai “Derby Sulawesi”, yang menjadi pertaruhan harga diri antara dua sasana top Indonesia. Windri tampil solid sepanjang laga dan memastikan diri sebagai juara sabuk abadi welterweight.
Sementara itu, di kelas lightweight, Ronald Mastrana Siahaan tampil impresif dalam laga lima ronde melawan Alan Lolo dari Bali MMA. Keduanya saling jual beli serangan dalam laga sengit yang disebut-sebut sebagai duel dengan prediksi 50:50. Ronald akhirnya keluar sebagai pemenang dan dinobatkan sebagai juara kelas lightweight One Pride MMA.
Laga featherweight mempertemukan Yudi Chahyadi dari Bandung Fighting Club melawan Lamhot Tambunan. Yudi, mantan juara yang haus tahta, berhasil membungkam perlawanan brutal Lamhot. Unggul di aspek takedown dan permainan bawah, Yudi mengamankan kemenangan dan kini menyandang gelar juara interim kelas featherweight.
“Pertarungan ini bukan sekadar sabuk, tapi pembuktian siapa yang layak menantang Firman,” ujar Max Martino, Matchmaker One Pride MMA.
Sabtu malam itu mencatat sejarah baru. Tiga sabuk juara diperebutkan, tiga pemenang baru lahir, dan atmosfer pertarungan MMA Indonesia mencapai puncaknya.
Daftar juara One Pride MMA 87:
- Windri Patilima, juara sabuk abadi kelas welterweight
- Ronald Mastrana Siahaan, juara kelas lightweight
- Yudi Chahyadi, juara interim kelas featherweight






