SINARPAGINEWS.COM, PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang terus berupaya mewujudkan visi daerah yang Bersih, Cakap, Handal, dan Mulya (Bercahaya). Salah satu agenda strategis yang menjadi sorotan dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah bulan Juni 2025, yang dilaksanakan pada Selasa (10/6/2025) di Gedung Sasana Bhakti Praja, adalah upaya revitalisasi Alun-alun Pemalang.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, dihadiri oleh para Kepala OPD, Camat, dan jajaran terkait lainnya. Dalam sambutannya, Bupati Anom menegaskan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam mendukung penataan ulang kawasan alun-alun sebagai ikon kota sekaligus ruang publik yang memiliki peran strategis bagi masyarakat.
Salah satu hal yang menjadi penekanan Bupati Anom adalah pengembangan kawasan alun-alun kota. Ia menginstruksikan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Pemalang untuk segera menindaklanjuti secara serius, mulai dari perencanaan desain hingga penataan ruang, agar alun-alun tampil menarik dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
Anom juga mendorong OPD terkait untuk segera menyelesaikan pembangunan alun-alun kota. Sekitar dua bulan setelah pohon tumbang, kawasan pusat kota ini masih terlihat belum ada kemajuan, meskipun banner rencana perbaikan sudah dipasang sejak Senin (9/6/2025) lalu.
Anom menyatakan bahwa desain final untuk pembangunan alun-alun kota harus diselesaikan pada bulan Juni ini. Ia juga mengingatkan pentingnya memperhatikan keselarasan dalam penempatan fasilitas umum, tanaman, serta maskot nanas madu yang menjadi kebanggaan masyarakat Pemalang. Dengan demikian, masterplan yang ada dapat memberikan penyegaran serta kenyamanan untuk masyarakat nantinya.
Rencana revitalisasi alun-alun menjadi RTH ini, sesuai dengan visi Bupati dan Wakil Bupati Pemalang, yaitu Resik, Hijau, Apik, Peduli, Silaturahmi, Organisatoris, Digitalisasi dan Ikhlas (Rhapsodi). Misi Resik, Hijau, dan Apik menjadi salah satu fokus utama dalam pelaksanaan pembangunan.
Anom mengingatkan semua OPD untuk melaksanakan misi pemerintahannya, agar ketertiban, kerapian, dan keindahan dapat terwujud di Pemalang. Anom juga menyinggung pentingnya pengelolaan sampah dengan benar, setelah beberapa waktu lalu Pemalang mengalami status darurat sampah. Ia berharap bahwa pembangunan dapat berlangsung dengan baik sesuai dengan rencana, sehingga misi dapat tercapai dan dinikmati oleh masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen yang kuat dari semua pihak, revitalisasi Alun-Alun Pemalang diharapkan tidak hanya akan menghadirkan wajah baru yang lebih resik, hijau, dan apik, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan dan kemajuan kota. Mari kita dukung upaya ini agar alun-alun dapat kembali menjadi pusat kegiatan masyarakat yang nyaman dan berfungsi optimal, serta menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang. Bersama, kita wujudkan Pemalang yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Oleh: Annisa Syahfitri





