SINARPAGINEWS.COM, REJANG LEBONG – Mantan Ketua DPD Partai Nasdem Rejang Lebong Hendra Wahyudiansyah ikut prihatin dengan munculnya gejolak di internal partai saat kepimpinan Putra Mas Wigoro.
Menurut mantan Wakil Bupati Rejang Lebong Hendra Bonbon biasa disapa apa yang disampaikan 7 Caleg NasDem memperoleh suara terbanyak kedua pada Pileg Februari 2024 lalu itu memang hak mereka. Kesepakatan itu tidak hanya disetujui oleh Anggota terpilih tapi seluruh Caleg. itu diplenokan di partai,” tegas Bonbon.
Lanjutnya, kalau ada tanggapan bahwa itu kesepakatan masa dia memimpin adalah keliru. Soalnya kesepakatan itu dihadiri seluruh pengurus yang saat ini diantara mereka terpilih jadi anggota dewan. Kan mereka mengetahui. Kita sangat menyayangkan hal ini terjadi* ujar Bonbon yang saat ini masih menjabat pembina di Partai NasDem tersebut.
Tambah Hendra kalau pun kesepakatan itu mau dirubah maka pengurus saat ini harus mengadakan rapat pleno kembali.
” Saya harus diundang dan saya akan hadir,” tandas Hendra.
Kata Hendra terhadap sikap 4 DPRD Rejang Lebong dari Partai NasDem yang tidak taat dengan kesepakatan itu maka bisa diberi surat peringatan keras. *Ya kalu sudah diperingati tentu selanjutnya bisa diproses PAW,* tegas Hendra.
Melalui Telpon Caleg nomor urut dua perolehan suara terbanyak Dapil 2 Rejang Lebong Jean, mengatakan bahwa memang benar pihaknya sudah 6 bulan belum menerima uang kontribusi dari partai.
“Saya tahu betul khusus pak Benny itu sudah 6 bulan belum ada setoran ke partai,” tandas Jean.
Jean menegaskan jika hal itu dipersoalkan dia siap memberikan keterangan bahwa hingga saat ini belum ada bukti setoran anggota DPRD dari NasDem khususnya Benny ke Partai.
“Dulu memang ada setoran. Kini sudah 6 bulan tidak ada,* demikian Jean Bernard Myson dengan nada sedikit kesal. (Ish)






