Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, hadir langsung untuk menyerahkan insentif secara simbolis kepada perwakilan pendidik. Ia didampingi oleh Bunda PAUD Kota Sukabumi, Ketua Pokja PAUD, Kepala Dinas Pendidikan, Ketua IGTKI, Ketua Himpaudi, serta perwakilan dari Bank BJB.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa pendidikan usia dini menjadi prioritas utama karena merupakan fase awal dalam pembentukan karakter anak.
Lebih lanjut, Wali Kota menekankan bahwa perjuangan meningkatkan insentif guru PAUD tidak mudah dan seringkali berhadapan dengan keterbatasan fiskal daerah. Namun demikian, ia tetap mendorong agar kesejahteraan para guru PAUD terus ditingkatkan.
Menurutnya, pendidikan usia dini bukan sekadar kegiatan pengajaran biasa, melainkan proses penanaman nilai, cinta kasih, dan karakter mulia sejak dini. “Mengajar anak-anak harus dengan hati. Layaknya anak sendiri, harus disayangi, dibimbing dengan gembira, agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan bahagia,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengajak seluruh peserta untuk bersatu, berdoa, dan mendukung penuh program-program pemerintah Kota Sukabumi.
Selain itu, Wali Kota juga menyampaikan arah pembangunan ke depan yang mencakup program-program strategis seperti penguatan ekonomi kreatif dan pengembangan Kota Sukabumi sebagai kota wakaf.
Menurutnya, peran dunia pendidikan—terutama PAUD—menjadi sangat vital dalam menyongsong kota yang berperadaban dan unggul secara spiritual dan intelektual.
Penyaluran insentif dilakukan dalam dua tahap dan mencakup pembiayaan untuk satu tahun penuh. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan, memberikan penghargaan atas dedikasi para guru PAUD, dan mendorong peningkatan kinerja yang selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya.
Penyerahan simbolis insentif dilakukan oleh Wali Kota Sukabumi didampingi oleh Bunda PAUD dan Ketua Pokja PAUD. Para penerima menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap profesi pendidik PAUD yang selama ini sering terpinggirkan dalam kebijakan anggaran.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk penghargaan bagi para guru PAUD, tetapi juga penguat moral dan motivasi untuk terus berkarya dalam membina generasi masa depan.
Dengan semangat kebersamaan dan ketulusan, Kota Sukabumi menegaskan langkahnya dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan.. (Deni Silalahi)






