SINARPAGINEWS.COM, SALATIGA — Dalam semangat menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Salatiga melalui salah satu unitnya PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Salatiga Kota turut ambil bagian dalam kegiatan Perkemahan Sabtu Minggu Tangguh (PERSAMITA) yang diadakan oleh BPBD Salatiga dengan menggelar Sosialisasi terkait bahaya dan manfaat di Bumi Perkemahan Buana Sakti Kelurahan Kumpulrejo Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga pada Sabtu (26/07/25).
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan Listrik baik di lingkungan rumah tangga, fasilitas umum dengan aman dan nyaman diikuti ratusan peserta dari Pramuka dari MA/SMA/SMK Se-Kota Salatiga.
Manager PLN UP3 Salatiga, Vicky Reandry Faradian mengungkapkan ingin membangun budaya keselamatan sejak dini, terutama menjelang perayaan HUT RI yang identik dengan berbagai kegiatan di luar ruangan, pemasangan ornamen, serta penggunaan peralatan listrik tambahan.
“Kami ingin memastikan masyarakat, khususnya generasi muda, memahami potensi bahaya listrik dan bagaimana cara mencegahnya. Edukasi seperti ini sangat penting, apalagi menjelang momen kemerdekaan di mana banyak atribut dan ornamen dipasang di sekitar jaringan Listrik,”ungkap Arif
Sementara itu Manager ULP Salatiga Kota, Arif Setyawan, menyampaikan bahawa kegiatan sosialiasi kelistrikan ini dilakukan secara rutin baik melalui media online maupun kunjungan ke sekolah, kelurahan/desa, kecamtan dan komunitas masyarkat lainnya dan saat ini kami hadir di acara PERSAMITA ini.
“Kegiatan ini salah satu komitmen PLN untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada generasi muda terkait penggunaan Listrik dengan aman. Kami berharap anak-anak ini dapat menjadi agen perubahan dengan menyebarluaskan yang mereka dapatkan hari ini. Mereka dapat menjadi pelopor dalam menerapkan dan menyebarluaskan budaya keselamatan,” ujar Arif.
Ahmad salah satu peserta PERSAMITA merasa senang dengan adanya pemaparahan kelistrikan dari PLN.
“Banyak hal baru yang saya ketahui terkait Listrik. Tidak perlu dengan listrik asal kita tahu cara pemanfaatannya dengan baik dan aman, “ungkap Ahmad.
Dalam sesi sosialisasi, peserta diajak mengenali bahaya kelistrikan, cara menghindari kontak langsung dengan jaringan listrik, pentingnya menjaga jarak aman dari tiang dan kabel listrik saat mendirikan tenda atau memasang ornamen kemerdekaan, hingga simulasi penanganan darurat sederhana.
Melalui kegiatan ini, PLN menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan listrik yang tidak hanya andal, tetapi juga aman bagi seluruh lapisan masyarakat. Edukasi ini menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan layanan serta keselamatan bersama.*






