K.H.Juhana Zulfan Dan Maman Ihmanul Haq Berikan Pendidikan Kepada Kader PKB

SINARPAGINEWS.COM, MAJALENGKA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Majalengka laksanakan Bimbingan Teknis bagi Pengurus DPC & DPAC PKB Se-Kabupaten Majalengka untuk Penguatan Ideologi dan Struktur Partai, bertempat di kantor DPC PKB Majalengka, Minggu (10/08/2025).

Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh pengurus DPC & DPAC PKB Se-Kabupaten Majalengka yang berjumlah sekitar 200 orang, dan juga anggota DPRD Majalengka Fraksi PKB, diharapkan bisa menjadi ajang silaturahmi dan berhasil memperkokoh ideologi serta struktur partai.

Ketua DPC PKB Majalengka, Juhana Zulfan yang juga merupakan wakil ketua DPRD Kabupaten Majalengka, menargetkan pemberdayaan pemuda terutama gen z untuk pengkaderan.

“Generasi yang sekarang, yang disebut gen z itu kan bertambah yang lulus SMA, 5 tahun ke depan berarti ada 5 angkatan sekolah yang lulus. Itu yang menjadi target kita saat ini,” Ungkap Juhana Zulfan kepada awak media saat diwawancarai di kantor DPC PKB Majalengka.

Menurutnya, pada masa pemilu yang akan datang di tahun 2029 atau 2031, banyak gen z yang memiliki hak suara. Untuk merespon hal tersebut, pendekatan terhadap generasi muda terutama gen z perlu dilakukan.

“Pada dasarnya, partai politik melakukan pembinaan kepada masyarakat luas secara umum, namun kita akan lebih fokus terhadap kepemudaan,” Terangnya.

Maman Ihmanul Haq menambahkan, sebuah partai akan besar dan kuat ketika memiliki ideologi yang kuat, maka pemantapan ideologi PKB bagi seluruh kader dan pengurus baru menjadi kewajiban kami distruktur.

“Kita memiliki ideologi Islam Ahlussunnah wal Jamaah dan memiliki komitmen kebangsaan yang kuat. Oleh sebab itu, saya berterimakasih kepada ketua DPC PKB Majalengka, pa Dr. Kh. Juhana untuk penguatan ideologi ini,” Ungkap Maman Ihmanul Haq anggota DPR RI saat diwawancarai awak media seusai kegiatan.

Ia meyakini, dengan begitu banyak muka baru, spirit baru dan energi baru yang hadir di penguatan ideologi ini, akan membawa perubahan baru bagi PKB untuk menjadi lebih besar dan lebih baik.

Selain itu, Maman juga mengucapkan terimakasih kepada pengurus yang telah melakukan penguatan ideologi dengan cara door to door, datang dari satu pintu ke pintu, dari komunitas ke komunitas, juga datang ke berbagai hal.

“Tidak hanya sekedar basis-basis tradisional kita, hari ini sudah banyak merambah ke komunitas milenial, teman-teman SPSI (Serikat Pekerja Seluruh Indonesia), para petani dan lain sebagainya,” Terangnya.

Maman mengakui potensi generasi muda yang bergabung dengan PKB akan memberikan banyak perubahan yang positif, ia melihat sejarah saat Soekarno memimpin Partai Nasional Indonesia (PNI), saat itu Soekarno berusia 18 tahun, dan beberapa tokoh besar seperti Abdul Wahid Hasyim yang menjadi anggota BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) berusia dibawah 20 tahun pada saat itu.

“Wajar kalau anak-anak kiyai yang muda-muda sudah mulai bergabung. Dan PKB saat ini sangat diminati oleh anak-anak muda, karena ide-ide yang segar dan kekinian, serta terbuka untuk semua,” Jelasnya.

“Saya yakin, bonus demografi di tahun 2029, di mana gen z menguasai diatas 50%, akan memilih PKB menjadi partai pilihan dia.” Pungkasnya.  (Yudhistira)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *