SINARPGINEWS.COM, JAKARTA — Puteri Anak Indonesia Budaya 2023, Ry Hyori Dermawan, tampil percaya diri saat menyampaikan pesan antinarkoba di kantor Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN), Senin (15/9). Dengan nada tulus, remaja 14 tahun itu mengajak teman sebayanya untuk tidak ragu berkata tidak pada narkoba.
“Perasaan saya senang sekali bisa hadir di sini dan melihat langsung bagaimana BNN bekerja. Saya ingin mengingatkan teman-teman seusia saya, khususnya usia 12 sampai 16 tahun, untuk berani bilang tidak pada narkoba. Jangan takut mencari bantuan, dekatlah dengan Tuhan, keluarga, dan pilih lingkungan yang baik,” tutur Hyori.
Pesan tersebut ia sampaikan usai menyaksikan pemusnahan lebih dari 500 ribu barang bukti narkotika hasil pengungkapan sekitar 40 kasus di Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Bagi Hyori, momen itu bukan sekadar kegiatan formal, tetapi pengalaman berharga yang ingin ia bagikan kepada generasinya.
Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono, menilai kehadiran Hyori memberi warna baru dalam kampanye pencegahan narkoba. “Figur anak muda seperti Hyori sangat penting, karena mereka bisa menjadi jembatan pesan kami kepada generasinya. Kalau polisi yang bicara, mungkin terkesan formal. Tapi kalau anak seusia mereka yang mengingatkan, pesannya akan lebih mengena,” ujarnya.
Pudjo menegaskan bahwa upaya memberantas narkoba tak bisa hanya mengandalkan razia atau penangkapan. “Pencegahan harus juga lewat keteladanan. Kehadiran Hyori adalah contoh nyata bahwa anak muda bisa menjadi agen perubahan,” katanya.
Kepala BNN RI, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, menambahkan pihaknya akan terus bergerak cepat. Sejak 18 hari pertama ia dilantik Presiden Prabowo Subianto, BNN bersama jajaran provinsi dan mitra strategis berhasil melumpuhkan 11 jaringan narkotika di berbagai wilayah, dengan 53 tersangka diamankan—dua di antaranya warga negara asing.
Kehadiran Hyori di tengah agenda besar BNN hari itu sekaligus menjadi pengingat, bahwa perang melawan narkoba bukan hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab generasi muda.**






