SINARPAGINEWS.COM, MALANG – Kekalahan dramatis Arema FC 1-2 dari Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Senin (22/9/2025), ternyata menyisakan unek-unek besar dari sang pelatih, Marcos Santos. Bukan hanya soal hasil, tapi ada dua hal mengejutkan yang jadi sorotan utama.
Pertama, Santos menyoroti keputusan wasit yang dianggap kontroversial. Ia menyebut timnya seharusnya mendapat hadiah penalti ketika Luiz Gustavo dijatuhkan di kotak terlarang. “Kalau momen itu diputuskan penalti, jalannya pertandingan bisa berbeda sama sekali,” tegasnya.
Kedua, yang lebih membuat Santos frustrasi, adalah kelemahan timnya dalam menghadapi bola mati. Padahal, ia mengaku situasi itu sudah menjadi fokus latihan setiap hari. “Kami melatih bola mati terus-menerus. Tapi lagi-lagi kami kebobolan dari situ. Itu sangat mengecewakan,” ungkapnya.
Meski kecewa berat, Santos tetap memberikan apresiasi atas kerja keras anak asuhnya. Ia juga meminta maaf kepada Aremania yang telah memberikan dukungan penuh di stadion. “Pemain sudah berjuang maksimal, tapi detail kecil merusak segalanya. Kami minta maaf kepada Aremania,” ujarnya.
Kekalahan ini membuat Arema gagal memperbaiki posisi di klasemen, tertahan dengan delapan poin. Sementara Persib Bandung berhasil merangsek naik ke papan atas dengan raihan sepuluh poin.***
(spn/putriayu)






