SINARPAGINEWS.COM, TEGAL – Program Studi (Prodi) Teknik Mesin Universitas Pancasakti (UPS) Tegal kembali menunjukkan perannya dalam kegiatan pengabdian masyarakat melalui pendampingan pengurus Posyantekkel (Pos Pelayanan Teknologi Kelurahan) se-Kota Tegal.
Kegiatan yang diikuti sekitar 40 peserta ini difasilitasi oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kota Tegal, bertempat di Hotel Riez, Jl. Gajahmada, Kota Tegal pada Selasa (30/9/2025).
Acara dibuka oleh Kepala Dinas P2KBP3A, dr. Rofiqoh, MM. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi upaya peningkatan pemberdayaan masyarakat melalui kreativitas dan inovasi teknologi kelurahan, guna menghasilkan teknologi tepat guna (TTG) yang produktif serta berkelanjutan. “Kegiatan ini merupakan bagian dari program tahunan, yaitu Gelar TTG Kota Tegal,” ujarnya.
Hadir sebagai narasumber, Ahmad Farid, ST, MT, dosen Prodi Teknik Mesin sekaligus Wakil Dekan II Fakultas Teknik dan Komputer UPS Tegal, membawakan materi bertema Penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) Berbasis Potensi Lokal untuk Mendukung Pemberdayaan Masyarakat.
Menurutnya, TTG merupakan teknologi sederhana dan terjangkau yang dirancang untuk kebutuhan spesifik masyarakat lokal dengan memanfaatkan sumber daya yang ada. Karakteristik TTG, kata dia, adalah mudah dioperasikan dan dipelihara, biaya rendah, menggunakan bahan baku lokal, sesuai kondisi sosial–lingkungan, serta berbasis partisipasi aktif masyarakat.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya TTG berbasis potensi lokal karena mampu meningkatkan pemberdayaan ekonomi, keterampilan masyarakat, ketahanan lingkungan, daya saing produk, serta mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan (SDGs) di tingkat lokal.
Meski demikian, Ahmad Farid juga menyoroti sejumlah tantangan dalam penerapan TTG, di antaranya keterbatasan modal dan akses informasi, kurangnya keahlian teknis, hingga adanya resistensi terhadap perubahan. Untuk mengatasinya, diperlukan strategi berupa pelatihan berkelanjutan, pendampingan masyarakat, membangun kemitraan dengan pemerintah–akademisi–swasta, serta dukungan finansial mikro.
“Prodi Teknik Mesin FTIK UPS Tegal siap membantu para peserta bila menghadapi kendala dalam merancang TTG yang lebih baik dan efisien, dengan menerjunkan dosen serta mahasiswa sebagai bagian dari Tridharma perguruan tinggi,” pungkasnya.(Hid/hms)





