Batalyon VI/ Gabungan Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahawarman Jawa Barat bekerjasama dengan Yayasan Pelita Cendikiawan Mandiri , menggelar MITIGASI BENCANA SESAR LEMBANG,

SINARPAGINEWS.COM KOTA BANDUNG – Batalyon VI/ Gabungan Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahawarman Jawa Barat bekerjasama dengan Yayasan Pelita Cendikiawan Mandiri , menggelar MITIGASI BENCANA SESAR LEMBANG, pada hari Jumat sd. Minggu, 14-16 November 2025, diikuti oleh masyarakat umum, pelajar dan mahasiswa, dengan jumlah. Peserta putra dan putri 70 orang.

Bertempat di lapangan Puslitbang, Bina Marga, jalan A.H.Nasution no 264, Bandung.

\

Menurut ketua pelaksana yang juga sebagai Komandan Latihan,

Daniel Cornelis ” Pelatihan ini dilaksanakan secara bertahap dan terpadu, meliputi : Hari pertama pembelajaran secara Daring

Hari kedua praktik Teknis lapangan

Hari ketiga Gladi posko, sebagai bentuk integrasi seluruh materi pelatihan.

Harapan kedepannya kegiatan ini akan terus berkelanjutan

Hadir dalam kegiatan ini ketua yayasan Pelita Cendikiawan Mandiri, Yamin Sofian beserta para senior Menwa Yon VI/ gab , pembina dan Potensi SAR Jawa Barat Dadang Zaelani/ Ekek, Perwakilan dari BPBD Ade Arif Riansyah S.T. .beserta Iwan Setiawan , perwakilan dari PMI Gungun Setiawan, perwakilan dari ORARI Muhammad Rachmat, dan para relawan lainnya

Jovanca Annastia Suwandi selaku Penanggung jawab kegiatan yang juga bertugas sebagai Inspektur Upacara pada Upacara Pembukaan,

Menyampaikan,

” Pelatihan ini dilatarbelakangi karena Bandung raya merupakan wilayah dengan tingkat kerentanan bencana yang tinggi , terutama akibat keberadaan Sesar Lembang yang membentang dari Padalarang hingga Cileunyi sepanjang 29 KM.

Namun sebagian besar masyarakat belum memahami bagaimana cara mitigasi dan tindakan penyelamatan diri yang benar saat dan setelah gempa terjadi.

Kesiapsiagaan dan pengetahuan dasar mitigasi sangat penting untuk meminimalkan risiko korban dan dampak kerusakan

Menyikapi kondisi tersebut, Yayasan Pelita Cendikiawan Mandiri ( YPCM) sebagai pengusul resmi, bersama dengan Resimen Mahasiswa Mahawarman Batalyon VI/ gabungan Jawa Barat sebagai Pelaksana Teknis, melalui kegiatan Pelatihan Mitigasi Bencana Sesar Lembang

Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memahami potensi bencana gempa bumi dan menerapkan langkah mitigasi dilingkungan masing masing, dengan tujuan khusus :

1.Memberikan pemahaman tentang potensi dan risiko gempa akibat aktifitas Sesar Lembang

Membekali peserta dengan ketrampilan praktis :

Manajemen Base Of Operation (BOO)

Teknik dasar Urban Search And Resque ( SAR) pada reruntuhan

Triase dan Pertolongan pertama Medis pada korban gempa

Melatih peserta dan masyarakat Tindakan penyelamatan diri saat dan setelah gempa

4.Mengajarkan strategi mitigasi sederhana untuk rumah, sekolah dan tempat kerja

Membentuk jejaring relawan siaga bencana berbasis komunitas yang menfukung progrwm BPBD dan pemerintwh daerah ” , demikian ungkap Jovanca

Ketua Yayasan Pelita Cendikia Mandiri (YPCM), Yamin Sopian, menyampaikan ucapan trimakasih kepada Danyon VI/ gab. dan jajarannya selaku Pelaksana Latihan, serta kepada pemateri dan instruktur dari BPBD, PMI dan ORARI , sehingga pelatihan terlaksana dengan baik

” Pelatihan Mitigasi Sesar Lembang ini diselenggarakan oleh YPCM sesuai dengan salah satu kegiatan program kerja YPCM tahun 2025, yang bekerjasama dengan Batalyon VI Menwa Mahawarman Jawa Barat sebagai pelaksana.

Latihan Mitigasi selama tiga hari ini diharapkan akan menambah pengetahuan, pemahaman, dan kesiapsiagaan para peserta maupun masyarakat apabila terjadi bencana alam”

Pembina Menwa dan Potensi SAR Dadang Zaelani/ Ekek , berpesan ” Untuk kawan kawan dari Menwa Batalyon VI/ gabungan ,

Kegiatan yang baik ini lanjutkan, masih banyak pekerjaan yg bisa kita lakukan,

Diawali dengan hal yang baik, mudah mudahan kedepan akan bisa kita tingkatkan dalam kegiatan kegiatan berikutnya

Pesan untuk peserta , pelatihan ini penting untuk edukasi diri sendiri, bahwa bencana akan ada dimana mana, tidak akan bisa diprediksi kapan terjadi , akan tetapi dengan mengikuti pelatihan ini paling tidak kita sudah paham , apa yang harus dilakukan jika terjadi bencana , baik bencana kecil maupun bencana besar.” Ucap Ekek

ty: Instruktur dari BPBD Iwan Setiawan , dalam kesan dan pesannya menyampaikan

” ini merupakan kegiatan yang bagus yang dikuti berbagai komunitas, merupakan salah satu bentuk Mitigasi, jika terjadi bencana alam , karena kita tidak bisa memprediksi dimana dan kapan akan terjadi.

Akhir akhir ini banyak informasi yang meresahkan masyarakat terkait dengan gempa Sesar Lembang

Ketika mendapatkan informasi sebaiknya masyarakat Kroscek kembali, bisa ke BPBD atau BMKG, agar mendapatkan informasi yang bisa dipertanggung jawabkan

Sesar , lempengan , Karakternya ada yang saling tumbuh, saling jauh dan saling geser. Sedangkan Sesar karakternya saling Geser

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *