Milad ke-8 Masjid Baiturrahman Jadi Model Pemberdayaan Umat, DKUKM Sukabumi Dorong UMKM Berbasis Masjid

SINARPAGINEWS.COM, KAB. SUKABUMI – Peringatan Milad ke-8 Masjid Baiturrahman di Kampung Cibogo, Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, Minggu (18/1/2026), menegaskan peran strategis masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai episentrum pemberdayaan ekonomi dan pelayanan sosial masyarakat.

Momentum tersebut diperkuat melalui keterlibatan aktif Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (DKUKM Kabupaten Sukabumi) yang menghadirkan berbagai layanan langsung bagi pelaku usaha mikro di lingkungan sekitar masjid.

Bupati Sukabumi Asep Japar yang hadir dalam kegiatan tersebut menekankan bahwa kemakmuran masjid memiliki korelasi langsung dengan kualitas sosial dan ekonomi masyarakat.

“Masjid yang makmur akan melahirkan masyarakat yang religius, rukun, dan berdaya. Karena itu, memakmurkan masjid adalah bagian dari upaya membangun masyarakat secara menyeluruh,” ujar Bupati.

Senada dengan hal tersebut, Kepala DKUKM Kabupaten Sukabumi, Sri Hastuty Harahap, menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong penguatan UMKM berbasis komunitas, termasuk yang tumbuh dari lingkungan masjid.

Menurutnya, masjid memiliki potensi besar sebagai pusat penggerak ekonomi umat karena kedekatannya dengan aktivitas sosial masyarakat.

“DKUKM hadir memastikan pelaku UMKM memperoleh legalitas usaha, pembinaan, hingga peningkatan daya saing. Milad Masjid Baiturrahman ini menjadi contoh nyata sinergi kegiatan keagamaan dengan pemberdayaan ekonomi,” kata Sri Hastuty.

Dalam rangkaian kegiatan milad tersebut, DKUKM memfasilitasi pelayanan Nomor Induk Berusaha (NIB) serta sertifikasi halal secara gratis bagi pelaku UMKM setempat. Upaya ini dinilai strategis untuk memperkuat legalitas usaha, memperluas akses pasar, sekaligus mendorong UMKM agar mampu naik kelas.

Tidak hanya sektor ekonomi, kegiatan milad juga dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) Baiturrahman, sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan.

Bupati Sukabumi mengapresiasi sinergi yang terbangun antara pengurus masjid, masyarakat, dan perangkat daerah yang terlibat aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kolaborasi lintas sektor seperti ini sangat penting. Pembangunan daerah akan berjalan optimal jika didukung peran aktif masyarakat dan OPD sesuai bidangnya masing-masing,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Milad Masjid Baiturrahman, Rudi Suharya, menjelaskan bahwa rangkaian peringatan milad juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial, seperti santunan anak yatim dan lansia, pengobatan gratis bagi sekitar 500 warga, pemberdayaan UMKM lokal, serta penyerahan piagam penghargaan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Gegerbitung yang bermitra dengan UMKM setempat.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadikan Milad ke-8 Masjid Baiturrahman tidak sekadar seremoni keagamaan, tetapi juga contoh konkret peran masjid sebagai pusat penguatan ekonomi umat dan pelayanan sosial masyarakat. (Deni Silalahi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *