Jelang Ramadan, Pemkab Indramayu Gaungkan Budaya Bersih Lewat Aksi Jalan Sehat Pungut Sampah

SINARPAGINEWS.COM, INDRAMAYU – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten Indramayu mengajak masyarakat memperkuat budaya hidup bersih melalui aksi nyata di lapangan. Momentum ini diwujudkan dalam kegiatan “Jalan Sehat Sambil Memungut Sampah” dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026, Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu bersama komunitas Bank Sampah Rumah Hijau, Indramayu Walkers, dan LPK Kaina Indonesia ini menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Dimulai pukul 06.30 WIB dengan rute start dan finish di Ruko Sultan Estate, Jalan Pahlawan, kegiatan ini tidak sekadar olahraga bersama. Para peserta diajak memungut sampah sepanjang rute yang dilalui sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu, Dedi Agus Permadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi pengingat pentingnya pengelolaan sampah secara bertanggung jawab. Peringatan HPSN sendiri tidak terlepas dari tragedi longsor sampah di TPA Leuwigajah pada 21 Februari 2005 yang menjadi refleksi nasional akan pentingnya sistem pengelolaan sampah yang lebih baik.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat. Terlebih menjelang Ramadan, kebersihan menjadi bagian dari nilai ibadah dan kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Selain mengampanyekan pola hidup sehat, peserta juga diwajibkan membawa tumbler atau botol minum pribadi serta kantong sampah. Langkah ini menjadi bentuk edukasi untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sekaligus membiasakan masyarakat memilah sampah sejak dari rumah, baik organik maupun anorganik yang masih memiliki nilai guna.

Semangat yang diusung dalam kegiatan ini selaras dengan gerakan Indonesia Asri yang mendorong terciptanya lingkungan bersih, sehat, rapi, dan indah melalui partisipasi aktif masyarakat.

Menjelang Ramadan, ajakan menjaga kebersihan lingkungan menjadi semakin relevan. Lingkungan yang bersih dan sehat akan mendukung kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah. Pemerintah Kabupaten Indramayu pun berharap, pengelolaan sampah tidak hanya menjadi gerakan seremonial tahunan, tetapi tumbuh menjadi budaya kolektif yang berkelanjutan di tengah masyarakat. (Haris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *