Pasar Marema Kembali Berdenyut, Pemkot Sukabumi Tegaskan Pembangunan Inklusif

SINARPAGINEWS.COM, KOTA SUKABUMI – Pasar Marema Kota Sukabumi kembali berdenyut. Tenda-tenda biru mulai berdiri di sepanjang Jalan Kapten Harun Kabir, menandai dimulainya aktivitas perdagangan musiman dibulan Ramadan 1447 Hijriah.

Tahun ini, Pemerintah Kota Sukabumi resmi memberikan izin penyelenggaraan pasar tersebut setelah sebelumnya sempat tidak diizinkan dan menuai polemik di tengah masyarakat.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan bahwa kebijakan pembangunan harus bersifat inklusif dan tidak meninggalkan kelompok rentan.

“Kelompok rentan tidak boleh tertinggal,” ujarnya, Kamis (20/2).

Sejak pagi hari, para pedagang terlihat memasang rangka tenda dan menata lapak di sisi jalan. Aktivitas bongkar muat barang membuat kawasan Jalan Kapten Harun Kabir tampak lebih ramai dari biasanya. Sejumlah kendaraan bahkan terlihat melambat saat melintas akibat meningkatnya aktivitas di lokasi tersebut.

Dengan adanya izin resmi dari Pemkot, diharapkan penataan lapak serta pengaturan arus lalu lintas dapat berjalan lebih tertib dan terkoordinasi, sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.

Para pedagang menyambut baik keputusan tersebut. Salah seorang pedagang mengaku Pasar Marema mampu mendongkrak pendapatan, terutama menjelang bulan puasa.

“Pasar Marema sangat membantu meningkatkan pendapatan kami, apalagi menjelang bulan puasa 1447 H,” katanya.

Meski demikian, warga berharap penyelenggaraan pasar tetap tertata rapi agar tidak menimbulkan kemacetan maupun gangguan aktivitas harian.

Kehadiran kembali Pasar Marema menjadikan Jalan Kapten Harun Kabir sebagai pusat aktivitas ekonomi musiman. Deretan tenda biru yang membentang panjang menjadi simbol bangkitnya geliat perdagangan rakyat di Kota Sukabumi saat Ramadan. (Deni Silalahi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *