Foto: bappedasmi_official SINARPAGINEWS.COM, KOTA SUKABUMI – Upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel terus dilakukan Pemerintah Kota Sukabumi. Salah satunya melalui kegiatan Pengumpulan Informasi Awal (PIA) Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran yang dilaksanakan oleh BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Senin (2/3/2026), di Ruang Pertemuan Bappeda Kota Sukabumi.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses evaluasi menyeluruh terhadap kualitas perencanaan dan penganggaran daerah, khususnya pada sektor-sektor strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Beberapa fokus utama evaluasi meliputi sektor pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan dan penurunan prevalensi stunting, ketahanan pangan, serta dukungan terhadap Program PHTC. Sektor-sektor tersebut dinilai memiliki peran krusial dalam menentukan arah dan dampak pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Melalui Pengumpulan Informasi Awal ini, tim evaluator menghimpun data dan keterangan awal sebagai landasan dalam menilai keselarasan antara dokumen perencanaan, proses penganggaran, hingga implementasi program. Data tersebut nantinya menjadi bahan dalam penyusunan asersi sebagai bagian dari upaya peningkatan akuntabilitas serta efektivitas belanja daerah.
Pemerintah Kota Sukabumi menyambut baik kegiatan evaluasi tersebut sebagai bentuk penguatan sistem pengendalian intern dan peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan. Evaluasi bukan semata-mata proses administratif, melainkan instrumen refleksi untuk memastikan setiap rupiah anggaran memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPKP menjadi fondasi penting dalam membangun perencanaan yang lebih terukur, tepat sasaran, serta adaptif terhadap tantangan pembangunan. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan kualitas perencanaan dan penganggaran Kota Sukabumi semakin responsif terhadap kebutuhan riil warga.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam menghadirkan pembangunan yang tidak hanya terencana dengan baik, tetapi juga berdampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Sukabumi. (Red)





