Takbiran Aman Tanpa Konvoi! Ini Strategi Polda Metro Jaya Amankan Jakarta

SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA – Polda Metro Jaya menyiapkan sejumlah strategi untuk memastikan perayaan malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah di Jakarta berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa konvoi kendaraan. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi kemacetan, kecelakaan, hingga potensi gangguan keamanan yang kerap terjadi saat malam takbiran.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar tidak melakukan konvoi kendaraan dan lebih memilih merayakan takbiran secara khusyuk di masjid atau musala di lingkungan masing-masing.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komarudin, mengatakan pihaknya mengedepankan pendekatan preventif melalui imbauan serta penguatan pengamanan di sejumlah titik strategis ibu kota.

“Perayaan bisa difokuskan di lingkungan sekitar, di masjid atau musala. Kami berharap tidak ada kegiatan konvoi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum,” ujar Komarudin, Jumat (20/3/2026).

Menurut dia, konvoi kendaraan berisiko menimbulkan berbagai permasalahan, seperti kemacetan lalu lintas, kecelakaan, hingga gangguan keamanan. Oleh karena itu, kepolisian mengerahkan personel gabungan untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Sebagai bagian dari pengamanan malam takbiran, Polda Metro Jaya menurunkan ratusan personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait lainnya. Salah satu fokus utama pengamanan berada di kawasan protokol Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Sebanyak 557 personel disiagakan di kawasan tersebut, terutama untuk mengantisipasi tingginya antusiasme masyarakat dalam kegiatan “Jakarta Bedug Kolosal Malam Idul Fitri 1447 Hijriah”.

“Di ruas Sudirman–Thamrin akan dilakukan rekayasa lalu lintas sesuai kebutuhan di lapangan. Kami juga mengantisipasi lonjakan pengunjung yang datang ke lokasi acara,” jelasnya.

Selain itu, akan digelar “Pawai Obor Malam Takbiran” dengan rute dari Pintu Barat Daya Silang Monas menuju Bundaran HI melalui Jalan MH Thamrin. Kegiatan ini diprediksi menarik perhatian masyarakat dalam jumlah besar.

Untuk mendukung kelancaran acara, pemerintah bersama kepolisian juga akan memberlakukan kebijakan Car Free Night di sepanjang Jalan Sudirman–Thamrin mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB. Kebijakan ini bertujuan memberikan ruang yang aman bagi masyarakat untuk merayakan takbiran tanpa gangguan kendaraan bermotor.

Polda Metro Jaya turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga ketertiban dengan mematuhi aturan serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Warga juga diimbau untuk mengutamakan keselamatan diri dan orang lain selama merayakan malam takbiran.

Sejumlah masyarakat menyambut baik kebijakan pembatasan konvoi ini. Pasalnya, pada tahun-tahun sebelumnya, malam takbiran sering diwarnai kemacetan panjang hingga insiden di jalan raya. Meski demikian, sebagian warga berharap tradisi takbiran keliling tetap bisa difasilitasi secara tertib dan terorganisir.

Dengan kombinasi pengamanan ketat, rekayasa lalu lintas, serta imbauan persuasif, aparat berharap malam takbiran di Jakarta tahun ini dapat berjalan aman, tertib, dan tetap khidmat, sejalan dengan semangat Idulfitri sebagai momentum kebersamaan dan refleksi diri. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *