SINARPAGINEWS.COM, BREBES — Program Studi (Prodi) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Pancasakti (UPS) Tegal resmi menjalin kerja sama dengan Pemerintah Desa Sawojajar, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementasi Kerjasama (Impelementation Arrangement) yang berlangsung di Balai Desa Sawojajar pada Rabu, 1 April 2026.
Penandatanganan dilakukan oleh Wakil Dekan 1 FKIP Bidang Akademik dan Ketua Program Studi PPKn UPS, R. Samidi, M.Pd., bersama Kepala Desa Sawojajar, Kesepakatan ini menjadi landasan hukum dan operasional bagi pengembangan program desa binaan yang berbasis pada riset terapan serta penguatan kapasitas pemerintahan desa.
Ketua Prodi PPKn UPS, R. Samidi, M.Pd., menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan perwujudan dari tanggung jawab akademik perguruan tinggi melalui Tri Dharma, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa ilmu yang dikembangkan di lingkungan kampus dapat memberikan dampak langsung dan nyata bagi masyarakat,” ujar R. Samidi dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa MoA dan Implementasi Kerjasama ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan sebuah kerangka kerja yang akan memayungi berbagai kegiatan pengabdian secara terintegrasi dan berkelanjutan di Desa Sawojajar.
Kepala Desa Sawojajar, memberikan apresiasi atas keterlibatan PPKn UPS dalam membantu meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di tingkat desa. Menurutnya, pendampingan berbasis keilmuan sangat diperlukan untuk memastikan proses pengisian jabatan perangkat desa berjalan profesional.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat memastikan calon perangkat desa memiliki pengetahuan, keterampilan, dan integritas yang dibutuhkan untuk menjalankan pemerintahan desa yang modern. Selain itu, sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi dalam tata kelola pemerintahan desa,” ungkapnya.
Sebagai bentuk implementasi perdana dari MoA dan Implementasi Kerjasama tersebut, tim dosen PPKn UPS langsung melakukan pendampingan dalam proses seleksi perangkat desa di Desa Sawojajar. Rangkaian kegiatan meliputi:
Sosialisasi tahapan seleksi kepada masyarakat.
Pelaksanaan ujian berbasis kompetensi.
Evaluasi hasil seleksi perangkat desa.
Ke depan, kedua belah pihak telah menyusun roadmap atau peta jalan program yang mencakup pelatihan masyarakat, monitoring sistem pemerintahan, serta evaluasi berkala. Kerja sama ini diharapkan mampu menjadikan Desa Sawojajar sebagai model percontohan dalam rekrutmen perangkat desa yang transparan dan berbasis teknologi di wilayah Kabupaten Brebes.
Acara diakhiri dengan sesi diskusi teknis antara pihak kampus, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat untuk menentukan jadwal pelaksanaan program kerja di lapangan dalam waktu dekat.(Hid/hms)






