SINARPAGINEWS.COM, KOTA SUKABUMI — Pemerintah Kota Sukabumi menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama para pengusaha dari berbagai sektor industri di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, didampingi Wakil Wali Kota Bobby Maulana, Sekretaris Daerah, para asisten daerah, serta kepala perangkat daerah terkait.
Dalam arahannya, Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki mengajak seluruh pelaku usaha untuk bersama-sama menciptakan iklim investasi yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik pungutan liar (pungli) maupun korupsi.
“Kita ingin membangun sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat. Keempat unsur ini menjadi kunci dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, komunikasi yang baik antar pemangku kepentingan sangat penting dalam menciptakan ekosistem investasi yang sehat di Kota Sukabumi.
Ayep juga memaparkan kondisi wilayah Kota Sukabumi yang memiliki luas sekitar 4.800 hektare, dengan kurang lebih 1.030 hektare di antaranya merupakan Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen melakukan penataan kembali Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) guna mendukung pengembangan investasi, termasuk pengembangan kawasan menjadi zona kuning yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan usaha.
Dalam upaya memperkuat perencanaan pembangunan, Wali Kota menegaskan peran strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) sebagai pintu masuk bagi para pengusaha dalam mengajukan rencana usaha dan program investasi.
Ia pun mengajak para pelaku usaha untuk segera mendaftarkan usulan programnya melalui Bappeda, sehingga dapat terintegrasi dengan perencanaan pembangunan daerah.
“Seluruh perangkat daerah siap memberikan pelayanan terbaik guna mendukung kemudahan berusaha. Ini bagian dari upaya kita meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menambahkan bahwa setiap langkah yang dilakukan saat ini merupakan bagian dari upaya besar dalam mewujudkan kemajuan daerah di masa depan.
“Keselarasan visi dan misi harus terus dijaga agar pembangunan berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Melalui rakor ini, Pemerintah Kota Sukabumi berharap terjalin sinergi yang semakin kuat dengan para pelaku usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah secara berkelanjutan. (Deni Silalahi)






