SINARPAGINEWS .COM, TEGAL – Realisasi investasi di Kabupaten Tegal sepanjang 2025 mencapai Rp4,75 triliun atau 135,85 persen dari target. Capaian ini turut menyerap sekitar 18.891 tenaga kerja dan menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap daerah.
Hal tersebut disampaikan dalam sambutan Bupati Tegal yang dibacakan Wakil Bupati Ahmad Kholid pada kegiatan Halal Bihalal dan Rapat Pimpinan Kabupaten (Rapimkab) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Tegal 2026 di Grand Dian Hotel, Rabu (15/04/2026).
Ia menyebut, investasi yang masuk mendorong pertumbuhan sektor unggulan seperti industri barang kulit dan alas kaki, industri makanan, perdagangan, serta jasa. Dari sisi daya saing, Kabupaten Tegal juga mencatat peringkat ke-5 Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan ke-6 Penanaman Modal Asing (PMA) di tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Meski demikian, pemerintah daerah mengingatkan agar seluruh pihak tidak berpuas diri. Pada 2026, Kabupaten Tegal ditargetkan meraih realisasi investasi sebesar Rp4,1 triliun.
“Target tersebut memerlukan kerja keras, inovasi, dan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan dunia usaha,” ujar Ahmad Kholid.
Sementara itu, Ketua KADIN Jawa Tengah Mokhamad Amin menekankan pentingnya menjaga kondusivitas organisasi dan memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah guna mendorong pertumbuhan ekonomi.
Ketua Panitia Naning Ratminingsih menambahkan, tingginya antusiasme peserta mencerminkan komitmen pelaku usaha dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.
Melalui forum ini, kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha diharapkan semakin kuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Tegal.(Hid/hms)






