SINARPAGINEWS.COM, KABUPATEN SUKABUMI — Program Tabungan Hari Raya (TAHARA) milik Perumda Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Sukabumi semakin diminati masyarakat. Hal itu terlihat dari meningkatnya jumlah nasabah TAHARA di Perumda BPR Sukabumi Cabang Cisaat pada tahun 2026.
Kepala Cabang Perumda BPR Sukabumi Cabang Cisaat, Yanyan Widasari, mengatakan jumlah nasabah TAHARA tahun 2026 mencapai 1.035 nasabah. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun 2025 yang tercatat sebanyak 817 nasabah.
“Untuk tahun 2026 jumlah nasabah TAHARA mencapai 1.035 nasabah, sedangkan pada tahun 2025 sebanyak 817 nasabah. Jadi ada peningkatan sekitar 25 persen,” ujarnya, Minggu (11/5/2026).
Program TAHARA merupakan produk simpanan berjangka dengan sistem setoran rutin selama 10 bulan. Program tersebut dirancang untuk membantu masyarakat lebih disiplin menabung dalam mempersiapkan kebutuhan Hari Raya Idul Fitri.
Pendaftaran program TAHARA dibuka setelah Hari Raya Idul Fitri dan pencairan tabungan dilakukan menjelang lebaran tahun berikutnya. Skema tersebut dinilai memudahkan masyarakat dalam merencanakan kebutuhan pengeluaran tahunan, khususnya kebutuhan hari raya.
Yanyan menjelaskan, meningkatnya jumlah nasabah tidak terlepas dari upaya tim Perumda BPR Sukabumi dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya budaya menabung.
“Ini merupakan hasil kerja keras tim di lapangan yang terus memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menabung, khususnya untuk kebutuhan hari raya. Selain itu, kami juga bersyukur mendapat kepercayaan dari masyarakat,” katanya.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat terhadap program TAHARA menjadi motivasi bagi Perumda BPR Sukabumi Cabang Cisaat untuk terus meningkatkan pelayanan serta menghadirkan produk tabungan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dengan meningkatnya jumlah nasabah dari tahun ke tahun, program TAHARA diharapkan dapat menjadi solusi perencanaan keuangan masyarakat agar kebutuhan Hari Raya Idul Fitri dapat dipersiapkan dengan lebih ringan dan terencana.
(Deni Silalahi)





