SINARPAGINEWS.COM BANDUNG – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan sosial melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sepanjang Semester I Tahun 2026, program tersebut telah memberikan manfaat kepada 17.554 masyarakat di berbagai wilayah Jawa Barat.
Penerima manfaat tersebar di sejumlah daerah, seperti Bandung, Depok, Sukabumi, Purwakarta, Kuningan, hingga Pangandaran. Program yang dijalankan mencakup sektor pendidikan, pemberdayaan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, mengatakan bahwa TJSL PLN tidak sekadar menyalurkan bantuan, tetapi dirancang untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat.
“Melalui program TJSL, PLN ingin hadir memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Setiap bantuan dirancang berdasarkan kebutuhan penerima agar dapat memberikan dampak jangka panjang, baik dalam meningkatkan akses pendidikan, memperkuat kemandirian ekonomi, maupun mendukung kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih,” ujarnya.
Di sektor pendidikan, PLN UID Jawa Barat menyalurkan bantuan perangkat multimedia untuk SMPIT Al Bina Purwakarta serta perangkat laboratorium komputer di Kabupaten Kuningan. Dukungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi dan memperluas akses pendidikan bagi para siswa.
Sementara pada sektor pemberdayaan masyarakat, PLN menghadirkan program PowerAble (Empowering Disable) by PLN Peduli bekerja sama dengan Yayasan Kreasi Pulas Katumbiri. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan penyandang disabilitas agar lebih mandiri dan produktif secara ekonomi.
Komitmen terhadap pelestarian lingkungan juga diwujudkan melalui program The New Factory: Scale Up Inovasi Daur Ulang Limbah Tekstil bersama Koperasi Pekerja Garmen The New Factory Bandung. Program tersebut mendorong pemanfaatan limbah tekstil menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Berbagai inisiatif itu menjadi bagian dari kontribusi PLN dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Selama Semester I Tahun 2026, program TJSL PLN UID Jawa Barat berkontribusi pada enam tujuan SDGs, yaitu Tanpa Kemiskinan, Tanpa Kelaparan, Pendidikan Bermutu, Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, Kota dan Permukiman Berkelanjutan, serta Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.
Menurut Joharifin, keberhasilan program TJSL diukur dari perubahan positif yang dirasakan masyarakat, bukan hanya dari jumlah bantuan yang disalurkan.
“Kami berharap berbagai program yang telah dijalankan dapat menjadi pemicu bagi masyarakat untuk terus berkembang dan menciptakan nilai tambah. Kolaborasi antara PLN, pemerintah, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci agar manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas dan berkelanjutan,” katanya.»
PLN UID Jawa Barat menegaskan akan terus menghadirkan program TJSL yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, PLN berkomitmen tidak hanya menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga berkontribusi dalam mendorong pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.






