Sinarpaginews, Bandung – PERSIB kembali memperkuat barisan pertahanannya menjelang bergulirnya musim kompetisi 2026/2027. Maung Bandung resmi mendatangkan Danijel Loncar, bek tengah asal Kroasia yang sebelumnya memperkuat klub Polandia, Pogon Szczecin.
Pemain berusia 29 tahun tersebut menjadi bagian dari rencana PERSIB dalam membangun skuad yang lebih kompetitif. Dengan postur mencapai 189 sentimeter dan pengalaman bermain di kompetisi Eropa, Loncar diharapkan mampu memberikan pilihan tambahan bagi tim pelatih di sektor pertahanan.
Kehadiran pemain kelahiran 26 Juni 1997 itu juga tidak terlepas dari kebutuhan PERSIB menghadapi agenda yang semakin padat. Pada musim 2026/2027, Pangeran Biru harus bersaing di berbagai ajang, baik kompetisi domestik maupun level Asia dan regional.
Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa perekrutan Loncar dilakukan berdasarkan kebutuhan tim yang telah dibahas bersama jajaran pelatih.
“Danijel adalah pemain dengan posisi natural sebagai bek tengah. Kehadirannya diharapkan bisa memberikan tambahan kualitas dan pengalaman sekaligus membuat pilihan di lini pertahanan semakin beragam,” ujar Adhitia.
Menurutnya, kedalaman skuad menjadi salah satu aspek penting yang harus diperhatikan PERSIB. Banyaknya pertandingan dalam satu musim membuat setiap pemain dituntut berada dalam kondisi siap ketika mendapat kesempatan bermain.
“Kami harus memastikan tim memiliki komposisi yang seimbang. Bukan hanya sebelas pemain yang siap bertanding, tetapi seluruh anggota skuad harus memiliki kemampuan untuk memberikan kontribusi ketika dibutuhkan,” lanjutnya.
Loncar datang dengan membawa pengalaman cukup panjang di sepak bola Eropa. Sebelum berkarier di Polandia, ia lebih dulu menghabiskan sebagian besar periode awal karier profesionalnya bersama NK Osijek.
Setelah meninggalkan klub Kroasia tersebut, Loncar melanjutkan perjalanan ke Polandia dan bergabung dengan Pogon Szczecin pada 2023. Selama memperkuat klub tersebut, ia mendapatkan pengalaman tampil di kompetisi kasta tertinggi Polandia serta ajang domestik dan Eropa.
Pada musim 2025/2026, Loncar tercatat tampil dalam 28 pertandingan bersama Pogon Szczecin. Dari penampilannya tersebut, ia turut menyumbangkan satu gol dan satu assist. Catatan tersebut menjadi gambaran konsistensinya dalam menjalankan peran sebagai pemain bertahan.
Pengalamannya di lini belakang menjadi modal penting bagi PERSIB. Terlebih, Maung Bandung membutuhkan pemain yang mampu menghadapi berbagai karakter pertandingan ketika harus tampil dalam kompetisi dengan intensitas tinggi.
Di PERSIB, Loncar akan menambah opsi di posisi bek tengah. Sebelumnya, klub telah memiliki sejumlah pemain yang dapat mengisi sektor tersebut, di antaranya Julio Cesar, Patricio Matricardi, Gabriel Mutombo, Al Hamra Hehanussa, hingga Kakang Rudianto.
Persaingan di lini belakang pun dipastikan semakin terbuka. Kondisi tersebut diharapkan menciptakan kompetisi sehat antarpemain sekaligus meningkatkan kualitas pertahanan PERSIB sepanjang musim.
Bagi Loncar, kepindahan ke Indonesia juga menjadi babak baru dalam perjalanan kariernya. Setelah bertahun-tahun bermain di Eropa, ia kini akan mengenakan seragam PERSIB dan merasakan atmosfer sepak bola Indonesia bersama klub yang memiliki basis suporter besar.
Adhitia berharap proses adaptasi sang pemain dapat berlangsung dengan cepat sehingga Loncar bisa segera memberikan kontribusi di lapangan.
“Kami menyambut Danijel sebagai bagian dari keluarga besar PERSIB. Semoga dia bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan baru, memahami karakter tim, dan memberikan kemampuan terbaiknya untuk PERSIB,” katanya.
Kehadiran Loncar sekaligus mempertegas keseriusan PERSIB dalam mempersiapkan skuad menghadapi musim yang penuh tantangan. Dengan tambahan pengalaman dari kompetisi Eropa serta kekuatan fisik yang dimilikinya, sang bek diharapkan dapat menjadi salah satu bagian penting dari perjalanan Maung Bandung.
Kini, babak baru Danijel Loncar bersama PERSIB resmi dimulai.
Wilujeng sumping, Danijel Loncar. Saatnya menjaga lini belakang Pangeran Biru dan berjuang bersama untuk musim 2026/2027.






