Mariano Peralta Tak Jemawa, Golnya Antar PERSIB ke Fase Grup ACL Two

SINARPAGINEWS, Kabupaten Bandung – Mariano Peralta menjadi sosok penting di balik keberhasilan PERSIB melangkah ke fase grup AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027. Namun, penyerang asal Argentina tersebut memilih tidak berlebihan merayakan kontribusinya.

Peralta menjadi pencetak gol tunggal ketika PERSIB menghadapi Manila Digger pada babak Preliminary Stage di Stadion Si Jalak Harupat, Senin (31/8/2026).

Pertandingan berjalan sengit hingga mendekati akhir waktu normal. Ketika skor masih sama kuat, Peralta mendapatkan kesempatan di dalam kotak penalti Manila Digger.

Tanpa menyia-nyiakan peluang tersebut, ia melakukan sontekan yang berhasil melewati penjaga gawang lawan. Gol itu mengubah kedudukan menjadi 1-0 dan bertahan hingga pertandingan selesai.

Alih-alih menganggap dirinya sebagai pahlawan, Peralta justru menyebut keberhasilan mencetak gol tersebut sebagai sebuah keberuntungan.

“Sebagaimana yang pelatih katakan, laga ini sangat ketat. Saya hanya beruntung mencetak gol dan membawa tim kami menang dan lolos,” kata Peralta dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Kemenangan tersebut sekaligus memastikan tiket PERSIB menuju fase grup ACL Two. Di babak tersebut, Maung Bandung akan berhadapan dengan sejumlah klub kuat Asia, yakni FC Seoul, The Cong dan Melbourne Victory.

Peralta menyadari tantangan yang akan dihadapi PERSIB tidak akan lebih mudah. Menurutnya, komposisi peserta ACL Two memperlihatkan bahwa setiap pertandingan nantinya bakal menghadirkan persaingan yang ketat.

“Mereka tim bagus, tapi kami akan berjuang maksimal untuk dapat menang dan lolos ke babak berikutnya,” ujarnya.

Penampilan Peralta malam itu mendapat apresiasi tambahan. Berkat gol sekaligus kontribusinya sepanjang pertandingan, pemain kelahiran Argentina tersebut dinobatkan sebagai Man of the Match.

Kini, Peralta dan PERSIB tak punya banyak waktu untuk larut dalam kemenangan. Perjalanan di level Asia baru saja dimulai, dengan lawan-lawan tangguh telah menunggu di fase grup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *