Bangun Sekolah Aman dan Ramah Anak, SD Muhammadiyah 1 Tegal Gandeng Polres Tegal Kota

 

SINARPAGINEWS.COM, TEGAL — Mewujudkan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak membutuhkan komitmen bersama. Hal tersebut menjadi semangat SD Muhammadiyah 1 Kota Tegal dalam menjalin kerja sama dengan Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Tegal Kota melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang pembinaan dan penyuluhan hukum.

Kerja sama ini diarahkan untuk mendukung terwujudnya sekolah berbasis anti perundungan (bullying) dan pelecehan seksual, sekaligus membangun kesadaran peserta didik tentang pentingnya kedisiplinan, keamanan, serta sikap saling menghargai.

Melalui MoU tersebut, Satbinmas Polres Tegal Kota dan SD Muhammadiyah 1 Kota Tegal sepakat melaksanakan sejumlah program pembinaan. Di antaranya pembinaan dan pelatihan kedisiplinan peserta didik, edukasi pencegahan dan penanganan perundungan serta pelecehan seksual di lingkungan sekolah, hingga sosialisasi mengenai bahaya narkoba dan obat-obatan terlarang.

Kerja sama juga mencakup pembinaan dan penyuluhan mengenai pencegahan kenakalan remaja serta penanaman rasa cinta tanah air melalui kegiatan upacara yang diselenggarakan pihak sekolah.

Kepala SD Muhammadiyah 1 Kota Tegal, Ina Oktaviana, M.Pd., mengatakan bahwa keamanan dan kenyamanan peserta didik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan.

“Kami ingin anak-anak datang ke sekolah dengan rasa aman, nyaman, dan bahagia. Karena itu, pencegahan perundungan maupun pelecehan seksual harus menjadi perhatian bersama. Melalui kerja sama dengan Polres Tegal Kota, kami berharap edukasi dan pembinaan kepada anak-anak dapat semakin kuat dan berkelanjutan,” ungkap Ina.

Menurut Humas SD Muhammadiyah 1 Kota Tegal, Rizqi Latifatul Annisa, S.Pd., lingkungan sekolah yang positif perlu dibangun melalui kebiasaan saling menghormati dan keberanian untuk peduli.

“Membangun sekolah yang aman bukan hanya tentang mencegah terjadinya perundungan, tetapi juga menumbuhkan budaya saling menghargai. Anak-anak perlu tahu bahwa mereka berhak merasa aman, berhak mendapatkan perlindungan, dan tidak perlu takut untuk berbicara ketika menghadapi sesuatu yang membuat mereka tidak nyaman,” jelas Rizqi.

Sementara itu, Ajun Komisaris Polisi Rekso Pranoto, S.H., dari Polres Tegal Kota, menegaskan pentingnya kolaborasi antara kepolisian, sekolah, dan keluarga dalam membangun karakter serta melindungi generasi muda.

“Anak-anak merupakan generasi yang harus kita jaga bersama. Edukasi mengenai perundungan, pelecehan seksual, narkoba, kedisiplinan, dan kenakalan remaja perlu diberikan secara berkesinambungan. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan pemahaman kepada peserta didik sekaligus memperkuat upaya pencegahan sejak dini,” tuturnya.

Sinergi antara SD Muhammadiyah 1 Kota Tegal dan Polres Tegal Kota diharapkan dapat menghadirkan berbagai kegiatan edukatif yang memberikan bekal pengetahuan sekaligus membangun karakter peserta didik. Dengan demikian, sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk belajar secara akademik, tetapi juga ruang tumbuh yang aman, sehat, dan penuh rasa saling menghargai.(Hid/hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *