JAKARTA – Memasuki usia ke-28, Partai Amanat Nasional (PAN) diminta tidak menjadikan semangat membantu rakyat sebatas slogan peringatan hari ulang tahun. Kader PAN didorong menjadikan kerja cepat dan responsif terhadap persoalan masyarakat sebagai budaya kerja.
Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN, Oman Rikanda, saat memberikan ucapan HUT ke-28 PAN, Jumat (18/9/2026).
“Selamat HUT ke-28 Partai Amanat Nasional. Semoga PAN semakin solid, semakin dekat dengan rakyat, dan terus menjadi kekuatan politik yang mampu menghadirkan solusi terhadap persoalan masyarakat,” ujar Oman.
Tahun ini, PAN mengusung tema “Gerak Cepat Bantu Rakyat, Bersama PAN, Indonesia Maju.” Menurut Oman, tema tersebut harus diwujudkan melalui kerja nyata yang manfaatnya bisa dirasakan masyarakat.
“Gerak cepat membantu rakyat harus menjadi budaya kerja. Politik bukan semata berbicara tentang kekuasaan, tetapi bagaimana kekuasaan dan kewenangan digunakan untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat,” katanya.
Oman menilai masyarakat saat ini menghadapi berbagai persoalan yang membutuhkan respons cepat. Mulai dari kebutuhan ekonomi, lapangan pekerjaan, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan UMKM hingga pelayanan publik.
Karena itu, ia meminta kader PAN di berbagai tingkatan untuk tidak hanya hadir ketika momentum pemilu atau kampanye berlangsung. Menurutnya, keberadaan partai politik dan wakil rakyat harus dapat dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Kehadiran partai dan anggota legislatif harus dirasakan masyarakat kapan pun dibutuhkan. Jangan sampai masyarakat hanya melihat kader ketika memasuki masa kampanye,” tegasnya.
Ia mengatakan keberpihakan kepada masyarakat dapat dilakukan melalui berbagai program konkret. Misalnya dengan memberikan dukungan kepada pelaku UMKM, pekerja sektor informal, petani, nelayan, tenaga kesehatan, serta masyarakat yang membutuhkan dukungan sosial dan ekonomi.
PAN Usia 28 Tahun
Oman menyebut perjalanan PAN sejak didirikan pada 23 Agustus 1998 hingga kini menjadi bagian dari perjalanan demokrasi Indonesia. Bertambahnya usia, kata dia, harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
“PAN semakin dewasa di usia 28 tahun. Ini harus menjadi momentum untuk semakin memperkuat konsolidasi dan meningkatkan pengabdian kepada masyarakat,” katanya.
Oman juga mengapresiasi konsolidasi organisasi PAN di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan. Ia berharap konsolidasi tersebut terus diperkuat menghadapi perubahan sosial, ekonomi dan teknologi yang semakin cepat.
Sementara itu, dalam rangkaian puncak HUT ke-28, PAN meluncurkan gerakan nasional PANsar Murah. Program tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Bagi Oman, langkah tersebut dapat menjadi salah satu bentuk penerjemahan tema “Gerak Cepat Bantu Rakyat” ke dalam kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Yang paling penting, semangat membantu rakyat ini jangan berhenti pada perayaan ulang tahun. Harus ada kerja nyata dan program yang terus berjalan sehingga masyarakat benar-benar merasakan kehadiran PAN,” pungkasnya.**







