Jalan Parungkuda-Bojongpari Direkonstruksi, Bahu Beton Disiapkan untuk Perkuat Akses Kendaraan

SINARPAGINEWS.COM, KAB. SUKABUMI — Ruas Jalan Parungkuda-Bojongpari di Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, tengah mendapat penanganan infrastruktur melalui pekerjaan rekonstruksi jalan.

Salah satu pekerjaan yang sedang dilakukan adalah pembangunan bahu jalan dengan konstruksi beton atau rigid pavement. Penanganan tersebut ditujukan untuk memperkuat bagian sisi jalan, terutama pada ruas yang juga menjadi lintasan kendaraan berkapasitas besar.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) PU Wilayah III Cicurug, Asep Saepuloh, mengatakan pembangunan bahu beton menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan ruas jalan dalam mendukung aktivitas kendaraan sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas masyarakat.

“Untuk ruas Jalan Parungkuda-Bojongpari, saat ini dilaksanakan pekerjaan pembuatan bahu beton. Pekerjaan ini merupakan bagian dari kegiatan rekonstruksi jalan, agar dapat melayani kendaraan besar dan pengguna jalan lainnya di saat-saat jam padat,” ujar Asep, Selasa (6/10/2026).

Menurut Asep, penanganan tersebut menjadi salah satu bagian dari pekerjaan infrastruktur yang dilaksanakan secara teknis oleh UPTD PU Wilayah III Cicurug.

Pekerjaan rekonstruksi tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kerja (SPK) Nomor 000.3.2/03/SPK/RK.222/DPU/2026 tertanggal 30 September 2026.

Dalam proyek tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menunjuk CV Baraya Aci sebagai pelaksana pekerjaan dengan nilai kontrak sebesar Rp341.663.320.

Anggaran berasal dari APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026, dengan masa pelaksanaan selama 50 hari kalender.

“Nilai pekerjaannya Rp341.663.320, bersumber dari APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026, dengan waktu pelaksanaan 50 hari kalender,” jelas Asep.

Selama pekerjaan berlangsung, pelaksanaan konstruksi diarahkan mengikuti dokumen teknis serta ketentuan yang telah ditetapkan dalam pekerjaan.

Pemerintah daerah berharap proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana sehingga hasil rekonstruksi mampu memberikan manfaat bagi masyarakat yang menggunakan jalur tersebut.

“Kami berharap pekerjaan ini dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana dan ketentuan yang sudah ditetapkan, sehingga penanganan ruas jalan ini bisa berjalan dengan baik,” kata Asep.

Rekonstruksi ruas Jalan Parungkuda-Bojongpari tersebut diharapkan dapat memperkuat kondisi infrastruktur sekaligus mendukung mobilitas masyarakat dan kendaraan yang melintas, termasuk kendaraan dengan kapasitas besar.

Dengan penambahan bahu beton, penanganan jalan tidak hanya diarahkan pada aspek kelancaran lalu lintas, tetapi juga pada penguatan struktur pendukung ruas jalan agar lebih mampu menunjang aktivitas transportasi masyarakat di wilayah Parungkuda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *