SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA – PT Jakarana Tama memperluas pasar mi instan dengan meluncurkan GAGA Mie Ayam. Produk ini mengadaptasi sajian mi ayam yang selama ini identik dengan gerobak kaki lima dan restoran ke dalam kemasan instan. GAGA mengklaim produknya sebagai mi ayam instan pertama di Indonesia dan dapat disajikan dalam waktu kurang dari tiga menit.
GAGA Mie Ayam menawarkan tiga komponen utama, yakni mi bertekstur kenyal, racikan bumbu dan saus, serta kuah berbahan kaldu ayam kampung. Produk tersebut menyasar konsumen yang ingin menikmati mi ayam secara praktis tanpa harus membeli langsung dari pedagang.
Presiden Direktur PT Jakarana Tama, Eka Hadi Djaja, mengatakan peluncuran produk ini didasarkan pada posisi mi ayam sebagai salah satu makanan yang dekat dengan keseharian masyarakat Indonesia.
“Mi ayam telah menjadi comfort food bagi banyak masyarakat Indonesia, baik yang disajikan di restoran atau gerobak kaki lima. Maka dari itu, melalui GAGA Mie Ayam, kami ingin membawa pengalaman menikmati mi ayam favorit langsung ke rumah,” kata Eka.
GAGA Mie Ayam resmi diluncurkan pada 28 Oktober 2026. Perusahaan berharap produk tersebut dapat menjadi alternatif bagi konsumen yang ingin menikmati mi ayam tanpa harus bepergian.
Menggunakan Teknologi Air-Dried
Salah satu aspek yang ditonjolkan GAGA adalah metode pengolahan mi menggunakan teknologi air-dried. Melalui metode ini, mi dikeringkan tanpa melalui proses penggorengan.
Teknologi tersebut diklaim menghasilkan tekstur mi yang kenyal. GAGA sebelumnya juga menerapkan metode serupa pada produk Indonesia Mie Goreng Premium.
Adapun kuah GAGA Mie Ayam menggunakan kaldu ayam kampung dengan tambahan aroma bawang. Konsumen dapat memasak mi dan pelengkap dalam air mendidih selama kurang dari tiga menit.
Proses penyajiannya dilakukan dengan mencampurkan bumbu bubuk, minyak, dan saus cabai ke dalam mangkuk. Setelah mi matang dan ditiriskan, mi dicampur dengan bumbu tersebut. Sementara itu, bumbu kuah dilarutkan menggunakan sekitar 100 mililiter air rebusan mi dalam wadah terpisah.
Ghea Indrawari Menilai Tekstur Mi Menjadi Daya Tarik
Penyanyi Ghea Indrawari menjadi salah satu konsumen yang mencoba produk tersebut. Ia menyoroti tekstur mi dan rasa kuah sebagai bagian yang paling menarik.

“Hal pertama yang aku suka dari GAGA Mie Ayam adalah tekstur mi yang kenyal, mirip dengan tekstur mi ayam favorit aku. Tekstur mi yang kenyal ini bisa dihasilkan karena GAGA Mie Ayam diproses dengan metode air-dried, jadi tidak digoreng,” ujar Ghea.
Ia juga menyebut kuah kaldu ayam kampung memiliki rasa gurih dengan aroma bawang yang menambah selera makan. Menurut Ghea, petunjuk penyajian pada kemasan cukup mudah diikuti.
Dipasarkan Melalui Ritel dan E-Commerce
Sebelum diluncurkan secara luas, GAGA Mie Ayam telah diperkenalkan melalui ajang Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026. Dalam kegiatan tersebut, pengunjung dapat mencicipi produk secara langsung melalui booth GAGA.
Setelah diperkenalkan di pameran, produk ini mulai didistribusikan melalui sejumlah jaringan ritel dan platform perdagangan elektronik.
GAGA Mie Ayam kini tersedia di Alfamart, Super Indo, dan AEON Supermarket. Konsumen juga dapat membelinya melalui toko resmi GAGA di berbagai platform e-commerce.
Khusus di AEON Supermarket, perusahaan menyediakan display khusus, fasilitas mencicipi produk, serta program giveaway bagi konsumen.
GAGA Mie Ayam dijual dalam kemasan pillow pack berukuran 65 gram dengan harga Rp 4.200 per bungkus. Perusahaan juga menawarkan kemasan karton berisi 12 bungkus dengan harga Rp 55.000.
Informasi mengenai produk tersebut dapat diakses melalui situs resmi gagamieayam.co.id.






