Mantan Wakil Presiden R.I. ke-7 Hadiri Kegiatan Stadium General : Peluang dan Tantangan Ekonomi Syariah Indonesia di STAI Al-Masthuriyah Sukabumi

SINARPAGINEWS.COM, KAB. SUKABUMI – Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia ke-7, K.H. Ma’ruf Amin mengunjungi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Masthuriyah Sukabumi, Jalan Raya Cibolang Km. 7 Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi (22/01).

Sekitar pukul 13.57 WIB, K.H. Ma’ruf Amin tiba di aula STAI Al-Masthuriyah Sukabumi dengan pengawalan ketat untuk mengisi kegiatan stadium general dengan tema Ekonomi Syariah di Indonesia, Peluang dan Tantangan.

Kehadirannya disambut antusias oleh ribuan mahasiswa dan alumni STAI Al-Masthuriyah yang hadir memenuhi aula kampus.

“Saya memberikan stadium general, karena ekonomi syariah itu bagi umat Islam sudah menjadi sesuatu yang harus dilaksanakan dan bagi negara itu sudah menjadi sistem nasional, karena ekonomi kita sudah menganut dual economic system,” kata K.H. Ma’ruf Amin kepada awak media seusai mengisi kegiatan di STAI Sukabumi.

“Jadi konvensional ok, syariah ok. Sehingga kita sekarang membangun ekonomi syariah apalagi potensi ekonomi syari’ah itu besar. Kalaupun buat sekarang potensi itu belum tercapai, tetapi kita akan (berusaha) terus sampai potensi itu terus tersampaikan,” paparnya.

K.H. Ma’ruf Amin juga menyoroti isu riba yang menjadi dasar utama keberadaan sistem ekonomi syariah. “Bagi umat Islam, riba itu dilarang. Karena itu, ada sistem ekonomi syariah, ada bank syariah yang non-riba. Negara memang memberi pilihan, tetapi bagi umat Islam, tidak ada pilihan. Ini adalah konsekuensi dari ajaran agama,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa peran ulama dan ustadz sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat. “Kalau umat Islam tidak melaksanakan ini, ada konsekuensi spiritual, yakni mendapatkan murka dari Allah,” pungkasnya. (Deni Silalahi)