SINARPAGINEWS.COM, BANDUNG – Diduga Modus Penipuan Video Call Mengatasnamakan Baim Wong.
Modus pelaku dengan mengggunakan nomor kontak 08127490 9889 sekitar jam 13.15 hari Senin (3/2/2025) menhubungi seseoarang warga Kota Bandung berinisial (Wy).
Disampaikan WY kepada sinarpaginews.com, Dalam aksinya dididuga pelaku mengunakan Video Podcast Info DIGITAL E-Commerce Fintech Startup Gadget Teknologi Digital.
Dengan panggilan video menggunakan wajah selebritas mirip Baim Wong. Pelaku menggunakan teknik rekayasa video dan suara untuk meyakinkan korban.
Dalam percakapanya selamat siang bosku bisa minta waktunya sebentar untuk kita video call (via WhatsApp). “Selamat ya Kamu darimana, Kamu mendapatkan hadiah Rp 100 juta saya ikut bantu keluarga semoga bermanfaat,”
Dalam percakapan via WhatsApp, kemudian WR memberikan nomor rekening BRI selanjunya pelaku membalas lagi.
Silakan bosku baca terlebih dahulu surat proposal yang dikeluarkan oleh pihak bank biar tidak ada kesalahpahaman.
Di sini bosku Saya tidak butuh uang bosku yang saya butuhkan bukti transferan bosku itu ada kode validasi yang harus saya aktifkan setelah udah saya aktifkan hadiah langsung masuk di rekening bosku.
Silakan bos ku transfer di nomor rekening bendahara keuangan saya jika udah bosku transfer wajib bukti transfernya bos ku kirimkan ke saya dikarenakan dibukti transferan bosku itu ada kode validasi yang harus saya aktifkan setelah udah saya aktifkan hadiah langsung masuk di rekening bosku.
Di sini saya atas nama Baim wong bertanggung jawab untuk memproses hadiah bosku jadi bosku tidak perlu khawatir bosku.
Silakan bosku usahakan saja terlebih dahulu mencari dana bosku” demikian percakapanya.
Untuk mengantisipasi penipuan, masyarakat diimbau untuk waspada terhadap mimpi mendapatkan hadiah uang, memverifikasi identitas penelepon, dan tidak mudah memberikan data pribadi. Baim Wong sendiri telah memberikan peringatan tentang penipuan ini melalui akun Instagram resminya.
Dengan adanya modus ini diharapkan pihak berwajib Kepolisian bisa melacak keberadan pelaku yang bisa melalui nomor yang digunakanya tersebut.
i






