Mkasir, Solusi Kasir Digital Terbaru dengan Fitur Keamanan untuk UMKM di Indonesia

Tidak hanya memberikan kenyamanan dalam transaksi bisnis, tetapi juga menambah lapisan keamanan melalui fitur Emergency Warning System (EWS)

SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA – PT. Technosoft Indo Prima dengan bangga mengumumkan peluncuran resmi aplikasi Mkasir, sebuah solusi kasir digital inovatif yang tidak hanya memberikan kenyamanan dalam transaksi bisnis, tetapi juga menambah lapisan keamanan melalui fitur Emergency Warning System (EWS). Fitur ini memungkinkan pemilik usaha mengirimkan sinyal darurat dengan cepat dalam situasi genting, memberikan rasa aman bagi bisnis dan karyawan.

Acara Grand Launching Mkasir yang digelar pada hari ini menyajikan berbagai kegiatan menarik, termasuk sesi talkshow berjudul “Urgency Produk MKASIR dalam Mendukung Kenyamanan Berwirausaha.” Talkshow ini menghadirkan pembicara-pembicara ahli, seperti Komjen. Pol. (Purn) Drs. Oegroseno, S.H. – Wakapolri 2013-2014, Deden Rahmawan, S.T., M.Kom – Founder MKASIR, Yonas Markus Tuhuleruw – Direktur Layanan dan Pengembangan Usaha RRI, AKBP Doddy Ginanjar, AMD, SH – Binmas Polri, dan Ir. Mukroni – Ketua Koperasi Warteg Nusantara (KOWANTARA). Acara ini juga disiarkan langsung melalui kanal YouTube Radio Republik Indonesia (RRI).

Fitur Unggulan Mkasir
Mkasir menawarkan sejumlah fitur unggulan yang membedakannya dari aplikasi kasir lainnya. Salah satunya adalah fitur Emergency Warning System (EWS), yang memungkinkan pemilik usaha mengirimkan sinyal darurat secara cepat dalam menghadapi situasi berbahaya, seperti ancaman kriminal atau keadaan darurat lainnya. Selain itu, aplikasi ini dilengkapi dengan sistem manajemen penjualan terintegrasi, yang memungkinkan pemantauan transaksi secara real-time dan berbagai fitur lainnya, seperti absensi karyawan, pembaruan stok cepat, serta penghitungan transaksi otomatis tanpa perlu kalkulator manual. Fitur terbaru yang paling menonjol adalah EWS dengan tombol SOS yang mengirimkan alert kepada pemilik toko, posko keamanan, dan satpam dalam waktu hanya 8 detik. Selain itu, tersedia juga fungsi quick call untuk menghubungi pihak berwenang, seperti Polri (110) dan Pemadam Kebakaran (113).

Pendapat Para Ahli tentang Keamanan UMKM dan Inovasi Mkasir
Komjen. Pol. (Purn) Drs. Oegroseno, S.H., yang pernah menjabat sebagai Wakapolri 2013-2014, menambahkan, “Aplikasi ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses bantuan darurat polisi, serupa dengan kemudahan yang kita rasakan saat memesan makanan online. Saya berharap inovasi ini dapat memastikan keamanan bagi pelaku UMKM dalam berwirausaha, sehingga mereka dapat menghubungi polisi kapan saja dan di mana saja.”

Tantangan UMKM dalam Keamanan Fisik dan Digital
Yonas Markus Tuhuleruw, Direktur Layanan dan Pengembangan Usaha RRI, menjelaskan bahwa tantangan utama yang dihadapi oleh pelaku UMKM adalah ancaman terhadap keamanan fisik dan digital. Banyak dari mereka masih rentan terhadap pencurian, perampokan, atau kebocoran data keuangan karena belum memanfaatkan teknologi informasi yang memadai. “RRI memiliki peran penting dalam edukasi dan literasi digital untuk UMKM, terutama dalam hal keamanan usaha,” tambah Yonas.

Harapan dari Kepolisian terhadap Aplikasi Mkasir dalam Meningkatkan Keamanan Usaha
AKBP Doddy Ginanjar, AMD, SH – Binmas Polri, menyatakan harapannya agar aplikasi Mkasir dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan keamanan usaha kecil dan ritel. “Dengan sistem yang memungkinkan laporan cepat kepada pihak berwenang, kami optimis bahwa tingkat kejahatan di sektor usaha dapat ditekan, dan kerjasama antara kepolisian dan masyarakat dapat lebih erat dalam menciptakan lingkungan yang aman.”

Manfaat Mkasir untuk Pengusaha Warteg dan Kuliner
Ir. Mukroni, Ketua Koperasi Warteg Nusantara (KOWANTARA), menegaskan bahwa aplikasi ini sangat bermanfaat bagi pengusaha warteg dan kuliner yang masih mencatat transaksi secara manual. “Mkasir menawarkan transparansi dalam pengelolaan keuangan, otomatisasi pencatatan transaksi, serta mengurangi risiko kecurangan dan kehilangan uang. Meskipun saat ini baru beberapa warteg di wilayah Jabotabek yang menggunakannya, kami yakin fitur keamanan ini akan sangat membantu, mengingat banyak warteg yang buka 24 jam dan rentan terhadap gangguan keamanan,” ujarnya. (rul)