SINARPAGINEWS.COM, KOTA SUKABUMI — Upaya mewujudkan ketahanan pangan dan peningkatan kualitas gizi masyarakat terus diperkuat Pemerintah Kota Sukabumi. Salah satunya melalui kegiatan persiapan Monitoring dan Evaluasi Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi (RAD-PG) yang digelar Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Kota Sukabumi.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Bappeda Kota Sukabumi, Kamis (30/4/2026), itu difokuskan pada proses tagging program dan kegiatan dalam Sistem Informasi Perencanaan Daerah. Langkah tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan setiap program yang berkaitan dengan pangan dan gizi dapat terpetakan secara terarah, terukur, dan terintegrasi.
Di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks, ketepatan data dan sinkronisasi program menjadi fondasi utama dalam menentukan keberhasilan kebijakan daerah. Karena itu, koordinasi lintas perangkat daerah dalam kegiatan ini bukan sekadar agenda administratif, melainkan bentuk keseriusan pemerintah dalam membangun sistem perencanaan yang lebih presisi.
Melalui proses tagging, seluruh program yang mendukung RAD-PG dapat diidentifikasi dengan lebih jelas, mulai dari sektor kesehatan, ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat hingga dukungan infrastruktur penunjang. Dengan demikian, proses monitoring dan evaluasi nantinya tidak hanya bersifat formalitas, tetapi benar-benar mampu menggambarkan capaian pembangunan secara nyata.
Suasana diskusi berlangsung konstruktif. Setiap perangkat daerah didorong untuk memahami mekanisme tagging secara tepat agar tidak terjadi ketidaksesuaian data dalam sistem perencanaan daerah. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola pembangunan berbasis data.
Bappeda Kota Sukabumi memandang bahwa keberhasilan RAD-PG tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh perangkat daerah agar program yang dijalankan memiliki arah yang sama dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Ketahanan pangan dan perbaikan gizi sendiri menjadi isu strategis yang berkaitan langsung dengan masa depan daerah. Di balik angka-angka perencanaan, terdapat harapan besar untuk menciptakan generasi yang lebih sehat, produktif, dan berdaya saing.
Melalui penguatan koordinasi dan sistem perencanaan yang semakin terintegrasi, Pemerintah Kota Sukabumi menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan pembangunan yang lebih terarah, adaptif, dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara nyata. (Red)





