SINARPAGINEWS.COM, KOBAR – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) menggelar Festival Kesejarahan Tingkat Kabupaten selama tiga hari, mulai 17-19 November 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di komplek Astana Mangkubumi, salah satu situs bersejarah yang menjadi simbol budaya dan identitas daerah.
Festival yang berlangsung meriah ini diikuti oleh peserta dari tiga jenjang pendidikan, yakni SD/MI, SMP/MTs, serta SMA/MA/SMK, dengan total partisipan mencapai ratusan siswa dari berbagai sekolah di Kotawaringin Barat. Setiap kategori menampilkan kemampuan terbaik mereka melalui cabang lomba bertema sejarah, yaitu bercerita sejarah berdirinya Astana Mangkubumi.
Kepala Dinas Dikbud Kobar melalui Plt Kepala Bidang Kebudayaan Ernawati, dalam sambutannya menyampaikan bahwa festival ini bertujuan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap sejarah dan warisan budaya daerah. “Melalui festival ini, kami ingin menanamkan rasa bangga sekaligus meningkatkan literasi sejarah lokal kepada para pelajar,” ujarnya.
Selama tiga hari pelaksanaan, suasana Astana Mangkubumi dipadati oleh siswa, guru, serta masyarakat yang antusias menyaksikan jalannya kompetisi. Selain lomba, panitia juga menghadirkan tur edukasi yang dipandu langsung oleh pegiat sejarah Kotawaringin Barat.
Penutupan festival pada Rabu (19/11) berlangsung penuh suka cita dengan diumumkannya para juara dari setiap jenjang. Para pemenang diharapkan dapat menjadi duta sejarah yang mampu menularkan minat dan semangat pelestarian sejarah kepada teman sebaya maupun masyarakat luas.
Festival Kesejarahan Kabupaten Kotawaringin Barat tahun ini dinilai sukses dan diharapkan dapat terus berlanjut sebagai agenda tahunan yang semakin memperkuat apresiasi generasi muda terhadap sejarah daerah.






