SINARPAGINEWS.COM KOTA SUKABUMI – Visi besar Kota Sukabumi, yakni mewujudkan masyarakat yang Inovatif, Mandiri, Agamis, dan Nasionalis (IMAN), Visi besar ini yang menjadi landasan dalam menyusun berbagai program pembangunan daerah.
Untuk mencapainya, maka ditetapkan beberapa misi utama yakni mengembangkan ekonomi kreatif sebagai penggerak ekonomi daerah, memperkuat nilai persatuan melalui toleransi dan keberagaman, mengamalkan nilai agama, sosial, dan budaya, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, dan mengembangkan sumber daya manusia dan keterampilan berbasis vokasi.
Demikian dipaparkan Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana saat menghadiri Rapat Koordinasi Pemerintah Daerah Kota Sukabumi, di Ruang Pertemuan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
Untuk menunjang terwujudnya visi dan misi Kota Sukabumi, pemerintah telah menyusun 11 program kerja strategis diantaranya, Dana Bergulir (Dana Abadi). Dana bergulir untuk mendukung usaha berbasis komunitas di tingkat RT. Berikutnya, Insentif Marbot, Guru Ngaji, RW, RT, Linmas, Karang Taruna, pemberian apresiasi kepada tokoh agama di setiap RT, RW, PKK, Linmas, dan Karang Taruna yang berkontribusi dalam pembangunan sosial.
Posyandu Ayeuna. Alokasi dana Rp 500 ribu per bulan untuk mendukung layanan kesehatan ibu dan anak di setiap posyandu. Ke empat, Beasiswa Sarjana, Memberikan beasiswa Pendidikan tinggi kepada satu anggota dari setiap keluarga yang kurang mampu di Kota Sukabumi.
Tujuan utamanya adalah memastikan setiap keluarga memiliki minimal satu sarjana yang dapat meningkatkan taraf hidup keluarga tersebut serta berkontribusi pada pembangunan masyarakat. Peningkatan Puskesmas (Layanan Puskesmas Gratis).
Program Puskesmas Gratis adalah inisiatif layanan kesehatan di Kota Sukabumi yang memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses kesehatan dasar secara gratis di setiap puskesmas. Program ini mencakup Pelayanan Kesehatan Dasar, Layanan Kesehatan Ibu dan Anak, Penyuluhan dan Edukasi Kesehatan dan Obat-Obatan Dasar
Layanan Ambulance Jenazah. Untuk meningkatkan respons darurat medis dengan menyediakan setidaknya 1 ambulans di setiap puskesmas yang siap siaga 24 jam. Ambulance ini nantinya akan menangani keadaan darurat medis dan evakuasi pasien, rujukan ke rumah sakit, pasien darurat, setiap ambulance dilengkapi dengan peralatan medis dasar untuk penanganan pertama dan pertolongan darurat.
Selain itu untuk menjaga harmonisasi antara pemerintah dengan Masyarakat pemerintah Kota Sukabumi akan menggulirkan program Ngobrol Happy Bareng Wali Kota (NGOPI) Dimana melalui forum rutin antara wali kota dan Masyarakat ini bertujuan untuk mendengar aspirasi secara langsung. Ke delapan, Menata Kebaikan Tech. Platform digital berbasis vlog untuk mempromosikan UMKM dan pariwisata Kota Sukabumi, tutur Wakil Wali Kota Sukabumi (red)






